Tampilkan postingan dengan label Berita Penting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Penting. Tampilkan semua postingan

Jumat, Februari 12, 2010

SAMBUT GEBYAR AL AZHAR 22-25 !

Dalam rangka Gebyar Al Azhar 22-25 akan diselenggarakan berbagai acara antara lain :
Talk Show "Marissa Haque"
Bazaar
Pentas Seni
Lomba Mapel TK-SD
Ayo moms dads hadiri dan ramaikan berbagai acara tadi
20-21 Februari jam 08.00 - selesai

Sabtu, November 21, 2009

Puncak Tema Kelas 3 : Kunjungan Ke Kebun Obat Ny. Meneer

Senin, tgl. 2 Nopember 2009
             Hari ini anak-anak kelas 3 berangkat sekolah dengan sangat gembira karena mereka akan diajak bapak ibu guru berkunjung ke kebun obat Ny. Meneer di Ungaran. Sebelumnya mereka akan diajak berkunjung terlebih dahulu ke pabrik jamu ternama tersebut di jl. raya Kaligawe Semarang.
            Di halaman sekolah sudah terparkir 2 bus DAMRI AC yang disewa oleh pihak sekolah bersama dengan Jam'iyyah untuk mengantarkan anak-anak tersebut ke tempat tujuan. Ya, salah satu pemanfaatan Dana Jam'iyyah memang adalah untuk membantu penyelenggaraan Puncak Tema, sehingga kegiatan bisa terselenggara dengan nyaman dan aman.
           Murid-murid kelas 1 semula sangat girang, mengira bahwa merekalah yg akan diajak pergi, karena bis diparkir dekat sekali dengan halaman kelas mereka. . Sabar ya nak, giliran kalian nanti saat kelas 2. Tahun ajaran ini, anak-anak kelas 1 akan pergi berkunjung ke rumah teman, sehingga tidak akan bepergian menaiki bus.
         Tepat pukul 08.00 setelah melakukan ikrar bersama di lapangan, anak-anak kelas 3 dengan dipimpin oleh pak Deddy, wali murid kelas 3A, diajak berbaris dengan tertib menuju ke dalam bus. Empat orang pengurus Jam'iyyah yang bertugas hari itu mendampingi perjalanan anak-anak sudah siap sejak jam 07.00 di sekolah, yaitu m.Nanet, m.Fadhil, m.Reihan dan m.Isya. Berdasarkan laporan lisan yang masuk, acara berlangsung meriah dan lancar. Tapi mungkin ada yg perlu dicermati oleh Bapak Ibu guru, bahwa pihak tuan rumah yakni Ny.Meneer, nampaknya tidak terlalu siap tak seperti halnya Teh Botol Sosro. Bisa jadi karena mereka memang masih baru dalam menyelenggarakan studi wisata semacam ini. Namun secara umum, anak-anak sangat menyukainya. ( Dhil's mom, I 've been waiting so long for your news. Send it to me please )

 
 
 
 
 
 
 
All the pics, credit thank : Mama Fadhil

Belum semua foto berhasil kami upload karena kondisi cuaca yg buruk membuat koneksi inet melambat very very slow...like a snail. Belum lagi listrik yang berkali-kali mati sehingga postingan sering gagal.

         

Minggu, November 08, 2009

Kemeriahan Bulan Bahasa 2009


Setiap Oktober, AA 25 selalu menyelenggarakan bulan bahasa untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Tahun ini acara diselenggarakan pada tanggal 5 Nopember 2009, terpaksa mundur karena anak-anak pada minggu sebelumnya harus menyelesaikan UTS ( Ulangan Tengah Semester ).

Pada bulan Bahasa kali ini, AA 25 menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain : tanggal 4-11-2009 mendatangkan mobil pintar dari Unit Perpustakaan Daerah Propinsi Jawa Tengah, lomba menulis halus, lomba membuat karangan dengan tema tertentu, lomba menulis aksara jawa, lomba baca puisi dan bazaar buku.
tanggal 5-11-2009 lomba berbusana batik, pentas seni anak-anak, bazaar buku dan pembagian piala bagi pemenang. Pada hari yang sama, Jam'iyyah menyelenggarakan bazaar dan pengajian serta membantu konsumsi anak-anak.

Acara anak-anak berlangsung sangat meriah. Dari berbagai tampilan pentas seni, kelas 5 putri menampilkan paduan suara yang sangat bagus, hasil latihan oleh pak Milhan, membawakan lagu pop barat yg sudah diubah liriknya oleh pelatih.

Pengajian Jam'iyyah meski hanya dihadiri sekitar 50 ibu-ibu namun cukup khusuk. Ustadzah Hj.Niswatun Hasanah berhasil menghidupkan suasana dengan humor-humor segarnya. Beliau membawakan topik "Menyikapi Bencana Alam". Pada intinya, beliau menekankan bahwa manusia sudah saatnya mempertebal keyakinan pada Allah SWT dan mempercayai bahwa hidup mati seseorang ditentukan olehNya. Tidak ada siapapun di dunia ini bisa meramalkan kapan akan terjadinya hari kiamat, semua sudah diatur oleh yang kuasa. Tugas manusia terutama kaum ibu adalah membekali anak-anak dengan tuntunan hidup yang baik. Manusia harus rajin beramal untuk meringankan segala langkah kita di akhirat nanti, menjauhi segala iri dengki, bersikap hidup jujur dan sederhana.

Setelah pengajian, diadakan presentasi Tabungan Naik Haji oleh Bank Mega Syariah. Sesi terakhir diberikan paparan program kerja Jam'iyyah 2009-2010 dan launching blog Jam'iyyah. Tidak terlalu banyak perubahan untuk program kerja rutin, sedangkan untuk program insidentil, Jam'iyyah punya 2 gawe besar di tahun 2009-2010 ini yakni Hari Ibu sebagai penutup tahun dan Grand Expo Jam'iyyah-AA25 pada hari Kartini ( digabung dengan Hardiknas).

Berikut adalah beberapa foto hasil dokumentasi saat Bulan Bahasa 6 Nopember 2009 kemarin.

 
 
 
 


Senin, November 02, 2009

SD Islam Al Azhar 25 Finally Succeed !

Senin, 2 Nopember 2009, menjadi hari yang sangat mendebarkan bagi Tim Olimpiade Sains AA 25. Hari ini mereka kembali harus berjuang meraih prestasi pada Olimpiade Sains SD di Unnes.

Sedikit mengulas tentang penyelenggaraan, bisa saya sampaikan :
Olimpiade ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika ( Himafi ) FMIPA UNNES dalam rangka Pekan Ilmiah Fisika ke XX Hima Fiska FMIPA. Olimpiade diadakan untuk tingkat SD-SMP hingga SMA se Karesidenan Semarang. Seleksi awal sebagaimana telah disampaikan pada artikel sebelumnya diadakan di 3 kota, Semarang, Demak dan Kendal pada Minggu, 18 Oktober yang lalu. Rabu, 21 Oktober hasil lomba untuk tingkat SD dirilis online, dengan hasil 30 peserta berhasil maju ke babak berikutnya, dari tiap kota tempat seleksi diambil 10 regu.

Tepat pukul 08.30, setelah selesai mengikuti upacara bendera & ikrar bersama di lapangan sekolah, ananda Marsya-Rifky-Totik ( semua dari kelas 5A ) didampingi guru pak Fauzi,S.Pd dan ketua Jam'iyyah Mama Totik berangkat ke Unnes, menggunakan mobil sekolah.

Gbr : Berfoto dulu di halaman belakang SDI AA 25


Gbr : Mengisi Daftar Hadir


Gbr : Review sejenak sebelum masuk ruang tes


Gbr : Doakan kami ya ! Di depan ruang tes

Sedikit out of topic, pada saat yang bersamaan, 4 pengurus Jam'iyyah lainnya, mama Nanet, mama Fadhil, mama Isya & mama Raihan (mbak Fenty) harus berangkat mendampingi siswa-i kelas 3 yang mengadakan kunjungan ke Kebun Obat Ny.Meneer. Mereka berangkat memakai bus carteran DAMRI. Sepanjang perjalanan, kami selalu menyempatkan diri saling berhubungan untuk terus memantau keberlangsungan acara. Untuk kunjungan ke Kebun Obat, akan disampaikan dalam tulisan tersendiri.

Kembali  ke topik semula. Dalam perjalanan pak Fauzi memanfaatkan waktu untuk kembali memperdalam pengetahuan anak-anak tentang sains. Saya sendiri lebih banyak diam sambil terheran-heran mendengar soal-soal yang dibacakan pak Fauzi..wooww..itu mah soal saya waktu di SMA dulu, kenapa sekarang menjadi materi pelajaran SD ? Salah satu contohnya, pak Fauzi mengulang kembali tentang Energi Potensial dan Energi Kinetik, bersama rumus dan penerapannya. It's amazing...Marsya dkk tampak biasa saja menghadapi soal-soal itu & bisa menjawab dengan santai.

Sesampai di Unnes, suasana sudah ramai. Hampir seluruh peserta sudah hadir. Waktu yang tersisa setelah absensi tidak banyak. Beberapa menit kemudian semua peserta sudah harus masuk ke ruang tes di lantai 2, para penunggu tetap dilantai 1. Kali ini nampak pula rombongan dari Demak & Kendal yang tidak hanya didampingi guru, tetapi juga jajaran Diknas Demak & Kendal. Dari kota Semarang, nampak hadir peringkat ke-1 seleksi awal, SD Marsudirini didampingi guru. Dari sekolah  lain nampak SD Tritunggal, Nasima, SDIT Firdaus, dll. Rombongan paling heboh mungkin dari SD Tritunggal, dimana tiap peserta didampingi juga papa-mamanya. ( Untung saya ikut..kalau tidak mungkin AA 25 menjadi rombongan paling sepi...sekolah lain minimal menyertakan 2 guru)Selang 1 jam kemudian, seleksi awal selesai, kami semua beristirahat sambil menunggu hasilnya.


Waktu dimanfaatkan untuk membahas soal-soal yg diberikan. Ada yang agak mengecewakan karena soal-soal yang seharusnya mudah karena diberikan rumus lengkap, dijawab dengan asal saja, oleh Totik. Herannya, Marsya dan Rifky juga oke-oke saja. Waaaah..Totik..jangan gitu dong nak, masak menjawab berdasarkan wangsit..hahaha. Lucunya, soal2 yang menurut saya sangat sulit, bisa dijawab dengan mudah oleh mereka. Selesai membahas soal, anak-anak makan snack dari panitia dan cemilan yg dibelikan pak Fauzi. Selesai sholat, saya mengajak anak-anak makan siang di kantin, dengan harapan setelah makan kondisi mereka akan fit kembali dan siap maju untuk babak berikutnya. Apes, makanan di kantin hanya cocok untuk orang dewasa, sehingga anak-anak menolak makan hanya minum saja.

Gbr : Istirahat siang sambil membahas soal-soal

Tepat pukul 12.15 hasil dirilis. Kami lihat pak Fauzi menenteng 3 sertifikat dg muka tertunduk lesu. “Gawat..kalah nih”, pikir saya. Rombongan Nasima juga lewat dan tertunduk lesu, langsung pulang. “Ayo..anak2..kita kalah, pulang saja”kata pak Fauzi. Marsya melotot tidak percaya, sementara Rifky & Totik cuek saja. Tiba-tiba pak Fauzi tertawa lebar, “Hayo siap-siap, kita masuk final ! Peringkat 2 “. Wah ternyata pak Fauzi bohong. Dari daftar hasil seleksi pertama, yang berhasil lolos ada 6 regu dengan skor masing-masing sbg  :
SD Marsudirini            : 99
SDI Al Azhar 25                      : 85
SD Patukangan 1 Kendal          : 74
SDK Tritunggal                        : 70
SDN 5 Demak                         : 62
SDN Mutih Kulon Demak        : 50
Seleksi tahap berikut yang harus dilakukan anak-anak adalah :
a.       Tes Praktikum
b.      Cerdas Cermat

Lokasi lomba kemudian berpindah ke gedung Laboratorium Fisika Dasar UNNES di lantai 1. Setelah pembagian makan siang dari panitia, yang anak-anak lagi-lagi tidak doyan, para peserta dipersilakan masuk ke laboratorium. Sifat tes sangat tertutup, hanya para panitia dan juri yang boleh masuk. Cukup membuat tegang para penunggu.

Tepat 1 jam kemudian, semua peserta dan para penunggu dipersilakan naik ke lantai 2 gedung untuk mengikuti cerdas cermat. Soal cerdas cermat dibagi 3 tingkat : Pilihan, Simulasi Video dan Rebutan. Saya agak cemas karena pak Fauzi memposisikan Totik sebagai juru bicara regu. Saya sangat tahu bahwa selain pintar berdebat & memberikan deskripsi, Totik juga spekulatif & emosional. Pada tahap awal, Totik dkk berhasil melaju dengan sangat baik, hingga mencapi peringkat 2. Pada tahap Simulasi Video, Totik mulai nampak berspekulasi, dia sangat berani menjawab berbagai pertanyaan tanpa banyak berunding dengan teman-temannya. Pada tahap ke 2 ini, tidak ada nilai yg berhasil diperoleh. Ketika memasuki pertanyaan rebutan, Totik sangat berani menjawab, bahkan kadang-kadang memberikan contoh pada juri. Beberapa nilai berhasil direbut. Sayang, beberapa kali Totik terlambat memencet bel, sehingga soal-soal yg sebenarnya sangat dikuasai, dijawab oleh regu lain meski tidak sempurna. Perlu saya sampaikan pula bahwa juri kadang memberi nilai secara tidak adil. Misalnya regu yang menjawab hanya dengan mengulang jawaban regu sebelumnya tetap mendapat nilai. Padahal kalau hanya mengulang dan tidak melengkapi, mestinya tidak mendapat nilai. Marsudirini kali ini banyak diuntungkan karena tetap diberi nilai meski hanya mengulang jawaban. Ketika akhirnya Cerdas Cermat selesai, kami bersorak gembira, Al Azhar meraih nilai tertinggi 159 !
Sekarang tinggal menunggu rekap nilai dari hasil praktikum.15 menit kemudian, juri mengumumkan hasil nilai praktikum. Ohh…tidak, nilai praktikum Totik dkk menduduki peringkat terbawah. Memang saat keluar dari ruang lab, Marsya sempat mengeluh bahwa ruangan gelap sehingga sulit melakukan pengamatan.

Akhirnya dengan rekap nilai praktikum & cerdas cermat, SDI AA 25 pun dinyatakan sebagai juara ke 2 ! Juara ke-1 diduduki SD Marsudirini. Juara ke-3 SDK Tritunggal.
Tidak apa nak, jangan sedih. Perjuangan kalian kali ini sungguh sangat hebat. Soal-soal yang diberikan panitia, benar-benar sangat sulit. ( Bagi para moms yang ingin mendapatkan contoh soal, bisa menghubungi mama Totik. Barangkali ingin putra-i nya mengikuti lomba serupa )  Sehingga kalau saat ini duduk di peringkat 2, itu sudah sangat hebat. Kekalahan dari Marsudirini juga tidak terlalu jauh. Setelah pembagian piala dan berfoto bersama, kamipun pulang dengan hati gembira.

Untuk Panitia, saya harus memberikan acungan jempol karena penyelenggaraan kali ini terhitung rapi & bagus. Untuk pak Fauzi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi Bapak dalam memajukan anak-anak. Untuk pak Budi, our CEO, selamat ya pak anda memiliki guru yang hebat ! Dan untuk semua tim Sains SDI Al Azhar 25 : Marsya, Rifky dan Totik, saya ucapkan :
SELAMAT ATAS KEBERHASILAN MERAIH PRESTASI 
SEBAGAI 
JUARA KE 2 OLIMPIADE SAINS 
PEKAN ILMIAH FISIKA XX UNNES 2009
PRESTASI KALIAN KEBANGGAAN KAMI

Gbr : Suasana Ruang Cerdas Cermat
 

Gbr : ki-ka Marsya, Totik, Rifky mendapat posisi Regu B


 Gbr : Regu lain tegang, tapi regu B santai saja


Gbr : Alat Praktikum
 
Gbr. Alat Praktikum 2


Gbr : Alat Praktikum 3


Gbr : Deretan Alat Praktikum Lainnya


Gbr : Lomba dimulai


Gbr : Juri 1 & Juri 2


Gbr : Biar tegang tetap smile


Gbr : Menanti pembagian piala...horee..juara !


Gbr : ka-ki Marsudirini, AA 25, TriTunggal, SDN 5 Demak


Gbr : Berbangga dengan Piala


Gbr : Mejeng bersama juara lainnya


Gbr : Berfoto bersama Panitia & Juri


Gbr : Bersama Pak Fauzi, guru & pelatih Tim Sains


Gbr : Bersama Supporter tunggal, Ketua Jam'iyyah.
Panitia numpang berfoto di belakang



Senin, Oktober 26, 2009

UTS , pengukur keberhasilan Sistem Guru Kelas ?

Minggu ini dari terhitung sejak tgl.26 Oktober s/d 30 Oktober 2009, SDI Al Azhar 25 menyelenggarakan Ulangan Tengah Semester atau beken dengan sebutan UTS untuk seluruh siswa/i kelas 1 hingga kelas 6. Setiap hari rata-rata diujikan 2 mata pelajaran @ 90 menit. Soal-soal UTS di SDI AA25 dibuat oleh para guru sendiri dibawah koordinasi Kepala Sekolah.

Tahun ini, dengan diterapkannya sistem pengajaran yang baru, yakni sistem guru kelas, hasil UTS kali ini tentu menjadi berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Masing-masing pihak, baik orangtua maupun sekolah tentu ingin segera mengetahui hasilnya karena setidaknya akan menjadi tolok ukur berhasil tidaknya penerapan sistem guru kelas.

Ssitem guru kelas sendiri sebenarnya memiliki banyak segi positif karena kedekatan guru dengan anak-anak yang diampu akan semakin tertanam. Dengan demikian tentu saja diharapkan setiap guru bisa mengetahui permasalahan tiap anak didiknya. Permasalahannya adalah, apakah para guru yang memiliki latar belakang bidang pendidikan yang berbeda akan mampu mengampu beberapa mata pelajaran sekaligus ? Mungkin berbeda dengan masa kita para orangtua bersekolah dulu, saat itu guru kelas tidak menjadi masalah karena para guru pada masa itu memang tidak dibedakan berdasarkan bidang studi tertentu saja. Namun, sebaiknya kita sebagai orangtua jangan apriori dulu terhadap sistem guru kelas. Bersabarlah melihat proses yang berlangsung sambil tentu saja ikut terlibat langsung dalam pembelajaran anak.

UTS sendiri jika sebenarnya tidak bisa dijadikan tolok ukur sepenuhnya. Mengapa ? Karena soal-soal yg disajikan adalah multiple choice, yang sulit dijadikan patokan tingkat pemahaman anak. Soal multiple choice sendiri sebenarnya sudah lama dianjurkan oleh para pakar pedidikan agar ditinggalkan. Banyak anak yang terjerumus di dalamnya, entah karena unsur ketidaktelitian, kurang percaya diri hingga yang mengandalkan "tebak-tebak berhadiah". ( Jadi pak Budi, lebih baik next time jangan pilihan ganda dong )

Whatever..yang penting bagi moms & dads, persiapkan anak-anak sebaik mungkin mengikuti UTS. Dan bagi anak-anakku sekalian, kuucapkan :
SELAMAT MENGIKUTI UTS KE-1 2009/2010
BEKERJALAH DENGAN TELITI, TEKUN DAN SABAR
JANGAN PERNAH MELUPAKAN DOA

Jumat, Oktober 23, 2009

Sekolah Yang Bermutu Harus Menjaga Fasilitas Belajar Anak

Sekolah yang berkualitas sangat ditentukan oleh banyak hal, antara lain adalah kelengkapan & kualitas fasilitas sekolah yang tentu saja menjadi tanggung jawab utama pengelola. Fasilitas sangat penting karena akan sangat menunjang proses pembelajaran anak. Lapangan olahraga yang memadai, kondisi kelas yang asri, perpustakaan yang lengkap, sarana belajar audio visual, laboratorium bahasa, dll semestinya harus dimiliki sebuah sekolah.

Bagaimana dengan kondisi di SDI AA 25 ? Saat ini SDI Al Azhar 25 memang telah memiliki berbagai fasilitas tersebut, namun berdasarkan pengamatan Jamiyyah, pihak pengelola harus lebih sering turun melakukan supervisi agar fasilitas tersebut tetap bisa mengikuti kondisi saat ini.

Yang paling mudah dilihat adalah keberadaan lapangan olahraga yang dirasa sangat kurang. Sebenarnya dengan mengatur ulang perencanaan site sekolah, maka kendala ini bisa teratasi. Lantas bagaimana dengan kondisi fasilitas yang lain ?

Beberapa waktu yg lalu, pihak Jamiyyah bersama dengan kepala sekolah melakukan supervisi ke seluruh bangunan sekolah. Yang paling utama harus diperhatikan oleh pengelola saat ini adalah kebersihan sekolah, terutama untuk lantai 2. Dengan jumlah tenaga janitor yang sangat memadai, sebenarnya Jamiyyah yakin masalah kebersihan bisa segera diatasi. Kita harus banyak meniru sekolah2 Katolik yang terkenal disiplin & sangat menjaga kebersihannya, padahal jumlah janitor mereka lebih sedikit ( berdasarkan pengamatan di Bernardus, Marsudirini dan Domenico ) . Bukankah dalam ajaran agama Islam dikatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Jangan mengaku sekolah Islam yang baik jika masih belum bisa menjaga kebersihan.

Gambar : Pojok Balkon lt.2 yang.....tak terkatakan
(well...mama Ryuichi...what do u think ? )
Dan...tentu saja yang harus segera dibenahi, alamak...karpet-karpet kelas yang  sudah bulukan itu..kenapa juga masih dipajang ? Setelah terus mengetuk "hati nurani" kepala sekolah tanpa bosan-bosannya, dalam meeting triwulan dinyatakan bahwa karpet-karpet bulukan itu akan segera diganti dengan yang baru ( Bener ya pak Budi...)

Ketika pengurus memasuki PSB, secara kasat mata, ruangan sangat nyaman, rapi, bersih & sejuk. Tapi ketika kami melirik secara tak sengaja ke lemari buku, kami merasa prihatin, karena ternyata jumlah koleksi buku selain terbatas juga sudah out of date. Pengelola PSB, bu Kokom, menyatakan bahwa banyak sudah buku yang rusak dan hilang saat dipinjam anak. Sebagai pengurus Jamiyyah, kami tidak bisa tinggal diam. Buku adalah jendela pengetahuan. Sekolah tanpa perpustakaan yang memadai, bagaikan meja yg kehilangan salah satu kakinya, pincang. ( hehehe...peribahasanya ngarang ) Untuk itu, mengingat dari berbagai penghematan Jamiyyah bisa membukukan sisa anggaran 2008-2009 yang lumayan, kami segera membawa hal ini ke rapat hal ini. Dan diputuskan untuk membeli sejumlah buku bermutu untuk dihibahkan. Kami mensyaratkan kepada Kepala Sekolah, bahwa buku-buku dari Jamiyyah harus betul-betul dipergunakan untuk anak, dan bukan hanya dipajang. Bagi kami, lebih baik buku rusak karena dibaca, daripada tersimpan rapi di lemari tak tersentuh.








 Gambar : Beberapa buku yang dihibahkan ke sekolah
Demikianlah sedikit laporan pandangan mata kami. Semoga kita semua bisa tergugah untuk menjaga kelengkapan & kenyamanan fasilitas sekolah.