Rabu, Januari 06, 2010

Belajar Matematika Cara Menyenangkan

      Tidak perlu bingung jika anak kita meras bosan belajar terutama matematika. Banyak cara membuat belajar matematika menjadi hal yang menyenangkan, salah satu diantara nya adalah belajar online. Saat ini di internet banyak orang gandrung akan games-online, yakni game yang dilakukan secara online.
      Sedikit menyinggung masalah game online. Peminatnya bisa tak terbatas oleh usia, golongan bangsa bahkan pendidikan. Saking besarnya peminat, tiap tahun selalu diselenggarakan acara Cyber Game Competition yg bisa diikuti oleh puluhan team dari berbagai negara termasuk Indonesia. Sayang Indonesia tahun ini tersingkir di babak awal. Juara masih berkisar Jerman, Jepang dan Korea. Hadiahnya cukup besar lho, puluhan bahkan ratusan juta rupiah bisa dibawa pulang pemenang. Nah jadi jangan buru-buru apriori dulu terhadap game online, menjadi gamers pun bisa mendatangkan keuntungan bukan ? Sementara produsen game online sendiri juga tak kalah dengan mengadakan pameran game online terbaru, yg terakhir diadakan di Korea, G-Star 2009. Di sini bisa dilihat tren mutakhir game online.
      Kembali ke masalah belajar online. Games online yang mengajak anak belajar matematikapun banyak tersedia. Anda tinggal masuk ke google dan ketik "math games online" maka akan keluar begitu banyak website yang menyediakan cara belajar matematika, ada pula pelajaran bagi para guru, bagaimana cara mengajarkan matematika dengan cara fun. Bagi anak-anak banyak tersedia game yang menguji kemampuan matematika, semua disajikan dengan didukung disain grafis yang sangat menarik. Dijamin anak tidak akan pernah merasa bosan.
     Disini saya berikan 3 link saja, selebihnya silakan berburu sendiri ya...
 Nah, buktikan bahwa belajar matematikapun bisa menjadi hal yang sangaaat menyenangkan. Dan sekali lagi, terimakasih pada teknologi internet !


Minggu, Januari 03, 2010

Kepada Bapak dan Ibu Guru,
Teruntuk Anak-anakku Siswa/i SDI Al Azhar 25 
Yang Tercinta
Selamat Menempuh Kegiatan Belajar Mengajar

di Semester 2 th.ajaran 2009-2010
Berjuanglah Keras Untuk Menjadi Yang Terbaik
Semangat !

Selasa, Desember 29, 2009

Hari Ibu, 22 Desember 2009


 
Poster Hari Ibu
design by :  Totik's mom 

       Sebelum acara ini dimulai, para ibu yang hadir dipersilakan mengisi daftar pertanyaan seputar tema, hal ini dilakukan sekedar mempersingkat waktu. Mengingat apa yang akan disampaikan oleh bu Hasta cukup banyak. Beberapa hari sebelumnya, para siswa dengan dikoordinir oleh para guru walikelas, membuat surat tertutup untuk ibu Hasta. Dalam surat tersebut, para siswa diperbolehkan melakukan "curhat" tentang apa saja kepada bu Hasta. Surat yang akhirnya terkumpul hampir 2 kantung plastik besar itu akan diupayakan dibalas oleh bu Hasta secara pribadi pula.
     Acara dimulai tepat pukul 08.00, dengan pembacaan ayat suci Al-Quran beserta terjemahannya, dilanjutkan beberapa sambutan, a.l sambutan Ketua Panitia/Ketua Jamiyyah SD, Kepala sekolah dan Kabid Pendidikan Yayasan Al Fikri. Bu Hasta sendiri hadir tepat pukul 08.30, ketika paduan suara anak-anak Al Azhar tengah membawakan beberapa lagu. Suasana mejadi haru, saat seorang anak anggota paduan suara, membawakan puisi, disambung lagu oleh beberapa rekan, dan diakhiri dengan pemberian bunga mawar kepada beberapa tamu yg hadir. Saya sendiri, meskipun itu hanya bunga plastik, merasa tersentuh saat menerimanya. Anak saya sendiripun mungkin tidak ingat memberikan bunga pada ibunya di hari itu. Rasanya cuma sekali setahun, yakni hari Ibu, kami kaum Ibu merasa agak diistimewakan. Buat pak Milhan, many thank to you...you're such a great and multitalented teacher ! So proud we have a teacher like you !

      Ketika acara inti berlangsung, kami sedikit terkejut atas paparan beberapa fakta oleh bu Hasta. Rasanya kami dipaksa "melek" dan mau melihat kenyataan akan apa yg sesungguhnya terjadi di sekitar kita. Kita tidak lagi bisa menutup-nutupi rasa ingin tahu anak akan pendidikan seks. Kita tidak lagi bisa berpura-pura bahwa mereka "masih bayi kecil kita". Kita, para ibu khususnya, benar-benar harus melihat bahawa anak kita sudah tumbuh dan mungkin karena pengaruh gizi & lingkungan, mereka menjadi cepat dewasa. Lupakan dan jangan membandingkan dengan masa kecil kita dahulu, yang mungkin saat duduk di bangku SMA baru mengetahui apa itu sistem reproduksi. Setidaknya dari paparan bu Hasta, para ibu diperingatkan untuk mempersiapkan putra-i nya sebaik-baiknya dalam menghadapi masalah keingintahuan mereka. Lebih baik mereka tahu dari ibunya, daripada tahu dari lingkungan yang belum tentu benar. Pendidikan seks sehat janganlah menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Dan tentu saja, kita harus memberikannya dengan berpedoman pada ajaran agama. Dasar moral dan agama harus dijadikan dasar berpikir yang kuat, saat kita mencoba menjelaskan reproduksi dini pada anak kita. Untuk yang satu ini, saya bersyukur di SDI AA 25 ada program Pesantren Akil Balig, yang pasti akan banyak membantu orangtua dalam hal ini.

      Acara ini nampaknya ccukup menarik bagi para ibu, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dari para hadirin. Hingga akhirnya, mengingat banyak sekali yg ingin berkonsultasi secara pribadi di rumah, bu Hasta memberi pula kesempatan konsultasi gratis pada beberapa peminat. Konsultasi diberikan setelah acara ditutup. Pada akhir acara, dibagikan beberapa doorprize, antara lain dari Jamiyyah SD, Rabbani dan Bank Mega Syariah. Sayangnya, hingga doorprize terakhir diberikan, nama penulis tidak disebut2 alias tak kebagian..hiks..sedih deh.
      Selesai acara, panitia berfoto bersama bu Hasta dan dilanjutkan dengan kebiasaan rutin yakni beberes dan menyerbu bazaar. Bazaar kali ini diikuti oleh pihak luar pula. Kebanyakan yg dijajakan adalah makanan, mulai dari kentang goreng, gudeg, empek2, juice buah, burger dan lain-lain. Selain makanan ada juga beberapa stand pakaian muslim, tas import, sepatu dan cd edutaintmet untuk anak-anak.
      Sebelum mengakhiri laporan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua rekan panitia yang telah bekerja keras mensukseskan penyelenggaraan acara ini, a.l :
Dhil's Mom, M.Nannete, M.Fendy, Mbak Fenty, Nova, M.Ilham-Kevin-Wita ( trio kembar dampit yg sangat kompak), M.Daham Raihan, M.Gibran, M.Fika, Bu Poppy, M.Kiko dan Bu Ondang. 
Saya ucapkan terimakasih pula kepada pihak sekolah terutama pak Budiyarno, pak Khadik, pak Milhan serta pihak yayasan yakni pak Suharya, pak Bagyo, madam Tina, mas Rohim-Antok cs. Acara ini takkan sukses tanpa kerjasama yg baik pula dengan pihak sekolah dan yayasan. Semua kebaikan hanya Allah SWT yang mampu membalasnya.

   

Dekorasi Hari Ibu
design by :  mr.Khadik-PSB

 
Mejeng sebelum acara mulai

ki-ka :m.Ilham, m.Kiko, putri b.Ondang, b.Ondang, m.Gibran, m.Raihan

 
Mejeng lagi...

ki-ka :b.Ondang, m.Fadhiil, anggota jamiyyah





Para anggota paduan suara SDI AA 25
membuka acara dg lagu-lagu merdu






 
 
 
 

 

Foto Bareng Bu Hasta
Ki-Ka : Bu Poppy, M.Daham, M.Fika, M.Ilham, Nova, Dhil's Mom, bu Hasta, penulis, M.Fendi, M.Wita, M.Nannete, M.Gibran, Mbak Fenty



Jumat, Desember 18, 2009

Hadiri Talkshow : Hastaning Sakti

Dalam rangka merayakan Hari Ibu maka Jam'iyyah SD Islam Al Azhar 25 Semarang maka sebagai bentuk ucapan terimakasih kami kepada para ibu, Jam'iyyah SD menyelenggarakan acara :
Talkshow bersama psikolog terkenal Hastaning Sakti, S.Psi, M.Kes.
Tema : "Maunya Anak vs Maunya Orangtua" ( mengenal kesehatan reproduksi dini )

Tempat :  di Aula Hj.Retno Wahyuningsih
Jam :  08.00 - selesai.
Hari/ Tanggal : Selasa, 22 Desember 2009
Acara dimeriahkan pula dengan Grand Bazaar Aneka Produk

Dalam talkshow ini ibu Hasta akan membedah kebekuan komunikasi anak vs ortu menyangkut pendidikan seks pada anak-anak. Di satu sisi, anak-anak sangat memerlukan pengetahuan tentang reproduksi dini sementara di sisi lain orangtua kadang terkendala oleh norma2 ketimuran sehingga sulit memberikan pemahaman dengan cara yang tepat. Untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang keinginan anak, maka minggu ini setiap siswa diwajibkan membuat satu surat tertutup berisi curahan isi hati mereka tentang orangtua, kepada ibu Hasta. Sedangkan untuk orangtua, yang akan menghadiri bisa menyerahkan lembar pertanyaan kepada panitia sebelum acara dimulai.

Jadi moms, berhubung acara ini sangat bermanfaat dan penting, luangkan waktu sejenak untuk menghadirinya.


Kepada 
segenap orangtua murid SD Islam Al Azhar 25 Semarang, 
para guru & karyawan serta pengurus Yayasan Al Fikri, 
Pengurus Jam'iyyah SD mengucapkan :
Selamat Merayakan Hari Raya Tahun Baru Hijriyah
1 Muharram 1431 H
Semoga Tahun Baru Membawa Semangat Baru
Dalam Memajukan Dunia Pendidikan Islami Yang Berkualitas


Senyum manis menyambut tahun baru
 

Selasa, November 24, 2009

Penambal Ban dan Penjual Jajanan

Selasa, 24 Nopember 2009
Sore sudah menjelang. Mendung semakin tebal. Jam sudah menunjukkan pukul 15.30. Di sepanjang jalan Puspogiwang 3, di belakang sekolah, mobil yang akan menjemput anak-anak mulai berebut lahan parkir yang sangat terbatas. Jangan ditanya dengan kondisi jalan Pamularsih, pasti lebih padat lagi. Para orangtua berharap-harap cemas, kira-kira mana yang lebih dahulu datang, anak mereka atau hujan ? Trauma masih menyelimuti sebagian dari kami, ketika Jumat minggu lalu, Semarang dilanda hujan badai. Petir menyambar-nyambar dengan sangat dasyat. Anak-anak basah kuyup ditimpa hujan ketika selesai mengikuti kegiatan ekskul. Banyak di antaranya menangis ketakutan. Jangankan mereka, kami yang orangtua saja ketakutan mendengar bunyi petir yang seperti ledakan bom di telinga. Semoga saja, sore ini cerah..begitu kami berharap.

Sambil menanti anak-anak pulang, iseng-iseng saya berjalan ke arah RM Mbok Berek, kira-kira hanya 5 meter dari sekolah. Saya sangat ingin tahu, apakah bapak tua penambal ban sepeda itu masih berada di situ ? Ternyata masih ! Pak tua itu seolah tidak peduli akan mendung. Selama 5 tahun saya melewati jalan ini, pak tua itu masih terus setia menempati pinggir gang, sambil berharap ada orang yang akan memanfaatkan keahlian satu-satunya, menambal ban sepeda. Dulu saya pernah iseng bertanya pada orangtua murid kelas senior, sejak kapan pak tua itu berada di situ ? "Sebelum saya menyekolahkan anak di sini,pak tua itu sudah bekerja di situ", jawab si ibu. Alamak..berarti bapak tua itu sudah bertahun-tahun hidup seperti itu. Pernah suatu siang saya lewat berjalan kaki, pak tua itu tidur siang sambil duduk di pinggir jalan. Rasanya sangat kontras kehadiran pak tua tersebut ditengah lingkungan sekolah yang terkenal elite ini.

Selain pak tua, saya bertemu pula dengan seorang nenek tua yang sudah terhuyung-huyung jalannya. Di tangan kanannya nampak dia membawa plastik. Ternyata isinya jajanan kuno yang dulu dikenal dengan nama berondong. Si nenek berjalan dari halaman depan sekolah hingga halaman belakang. Setiap orang yang dijumpai, ditawari jajanannya. Harganya sangat murah, 3000 perak untuk 10 buah. Tapi saya lihat hingga si nenek pergi ke arah jalan Siliwangi, tak seorangpun di sekolah itu yang membeli makanannya. Berondong yang sudah kuno itu, tentu saja sangat tidak menarik hati bagi anak-anak, juga bagi para orangtua.

Saya memang tidak punya foto aslinya, tapi kira-kira beginilah 
penampilan pak tua tersebut.


Melihat dua peristiwa itu, terasa sekali ironi kehidupan dalam tatanan masyarakat kita. Sebagai sekolah Islam yang elite, di mana masyarakat yang menyekolahkan putra-putrinya di situ tentu juga termasuk kaum elit Islam, semestinya kita membawa manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar. Bukan hanya pihak sekolah, tapi juga kita para orangtua. Melalui 2 pertemuan tadi, Allah seolah ingin mengingatkan kita agar kita tidak menjadi manusia-manusia penghuni istana gading, sibuk dengan diri sendiri & keluarga kita. Tapi Allah ingin kita menjadi manusia yang lebih berguna bagi sesama kita, terutama masyarakat sekitar. Karena manusia Islam sejati seharusnya adalah manusia yang bisa menyebarkan ajaran Islamnya dengan menjadikan dirinya bermanfaat bagi sesama yang sedang menderita.Tak kan ada gunanya kita mendalami ajaran Islam tapi menutup mata pada penderitaan di sekitar kita. Semoga kita akan lebih membuka mata kita. Bukankah nanti saat di akhirat kita akan ditanya, apa manfaat kehadiranmu bagi manusia lain ? Sudahkah anda siap menjawabnya ? Mari kita bersiap karena kita tidak akan tahu kapan maut menjemput.

Ucapan : Selamat Idhul Adha

Kami segenap pengurus Jam'iyyah SDI Al Azhar 25 Semarang mengucapkan :

Selamat Hari Raya Idhul Adha
Semoga Amal Budi Bapak Ibu bisa menjadikan ampunan bagi segala dosa
Semoga momen  ini menjadikan kita 
manusia yang lebih peka pada penderitaan 
sesama manusia di sekitar kita