Kamis, April 08, 2010

English Time Alert ! English Time Alert !

Bapak Ibu mungkin sudah pernah melihat buku pelajaran bahasa Inggris anak-anak kita ? Bagus banget yaah...banyak gambarnya, game nya..wow...pokoknya lovely habis ! Bandingkan saja dengan buku pelajaran jaman kita dulu. Makanya beruntunglah anak-anak yang bersekolah di Al Azhar, bisa mendapatkan buku sebagus itu. Tapi tunggu dulu...mari kita lihat sejenak penggunaan buku itu. Terungkap dari percakapan saya dengan anak-anak, buku itu jarang digunakan, game-game yg ada, cerita-cerita juga jarang dibaca. Lalu apa yg dipelajari saat pelajaran bahasa Inggris ? Dari omong-omong dg bapak guru bahasa Inggris kita, ternyata untuk mempraktekkan pengajarannya, memerlukan tambahan waktu. Jumlah waktu yang hanya 2x @45menit seminggu dirasakan sangat kurang. Nah..ini nih..pekerjaan rumah buat pak Budi dan jajarannya. Kami tahu, bahwa di Jawa Tengah ada munlok atau muatan lokal semacam Bhs.Jawa dan KPDL yg juga sudah ada standar jumlah jam pengajarannya. Tapi whatever lah pak, diatur aja schedule nya lagi. Justru karena jumlah jam pelajaran terbatas, jadual harus diatur sebaik-baiknya. Saya yakin sekali hal itu bisa dilakukan. Dan tentu saja metode pengajaran Bhs.Inggris mungkin bisa diatur lebih efisien. 

Jika waktunya dirasa kurang..saya usulkan untuk agak 'tricky' lah...misalnya nih, story yang ada dibuat PR, anak disuruh latihan baca di rumah. Nah..nanti disekolah tinggal diajak baca bersama-sama atau membahas secara klasikal. Untuk gamenya, suruh dong anak persiapkan di rumah, lalu mainkan di sekolah. Jenis PR bahasa Inggris juga jangan hanya melulu soal isian saja...bentuk PR kan banyak, bisa bikin puisi dalam bahasa Inggris, menyanyi lagu Inggris, buat karangan singkat dalam bahasa Inggris..atau bahkan nih, jaman sekarang hampir semua anak doyan facebook, ayo chatting bersama-sama dalam bahasa Inggris. Ada kemauan maka ada jalan..dan jalan ke Roma itu ada seribu, pepatah lama yang nggak pernah salah. 

Jadi sambil menunggu pak Budi cs untuk memenuhi English Time Alert nya, maka guru2 bhs.Inggris bisa berkreasi dengan jam yg ada. Istilah anak sekarang nih...jam terbatas...so what gitu lo. Okey, met berkarya..met berkreasi. Untuk bapak ibu di rumah, ayo sisihkan waktu sejenak bersama anak-anak kita untuk melatih bahasa Inggris anak-anak dengan berkomunikasi ..yah, se jam sehari cukuplah.

Rabu, April 07, 2010

Mencermati UTS : Multiple Choice ? Tinggalkan !

UTS sudah berlangsung dan rapor mid semester pun telah dibagikan pada hari Sabtulalu, 3 April 2010. Namun meski demikian, ada beberapa hal yang kiranya perlu dicermati sehubungan pelaksanaan UTS itu, antara lain :
1. Bentuk Soal
Bentuk soal UTS adalah pilihan berganda atau multiple choice. Sebenarnya dalam perkembangan dunia pendidikan, jenis soal seperti ini sekitar 10 tahun yang lalu sudah dihimbau untuk ditinggalkan. Mengapa ? Karena bentuk soal pilihan berganda sama sekali tidak bisa mencerminkan kemampuan anak yang sesungguhnya. Banyak unsur bias di dalamnya. Misalnya, anak yang menjawab asal-asalan jika dia beruntung, maka jawabannya bisa benar. Selain itu, bagi anak yang kemampuan visual nya tidak bagus, maka akan banyak melakukan kesalahan karena maksud hati menjawab "a" tapi di lembar jawab dia mencoret "b". Masih banyak lagi kerugian yg disebabkan oleh soal ini. Contohnya, untuk soal yang memerlukan perhitungan, maka proses berpikir anak tidak mendapatkan poin nilai meski prosesnya benar, jika apa yang dipilihnya salah. Proses berpikir anak menjadi tidak dihargai. Padahal inti dari pendidikan itu sendiri adalah prose, bukan hasil.
2. Pembagian Hasil UTS
Untuk mengetahui hasil kerja anak dan menelaah kekurangan anak, maka semestinya soal & lembar jawab dibagikan kepada orangtua. Kami bisa memahami bahwa soal UTS adalah milik sekolah dan pihak sekolah takut soal bisa tersebarluaskan, namun jangan pula dilupakan bahwa orangtua pun berhak untuk mengetahui perkembangan kemampuan anaknya. Harus dicarikan mekanisme pelaksanaan agar keinginan kedua belah pihak bisa terakomodasi.
3. Pembagian Hasil Ulangan Harian & PR
Saat ini belum semua guru secara teratur membagikan hasil ulangan dan PR kepada anak-anak. Padahal hal ini sangat diperlukan orangtua agar bisa membantu membimbing anak untuk belajar di rumah. Setidaknya dengan adanya hasil ulangan harian & PR, orangtua bisa membantu memprediksi kelemahan anak dalam belajar. Dengan demikian, terjadi kontinuitas pembelajaran anak dari sekolah-rumah-sekolah. Bukankah ini situasi kondusif yg hendaknya diciptakan oleh setiap sekolah ?

Demikian beberapa kritikan yg kami sampaikan sehubungan dengan pelaksanaan UTS di sekolah. Masukan ini telah pula kami teruskan ke pihak sekolah melalui website Al Fikri. Semoga UTS maupun Ujian2 yang akan datang, bisa terlaksana dengan lebih baik demi kemajuan bersama.

Sabtu, April 03, 2010

Pemilihan Ketua Jamiyyah periode 2010-2012

Bapak Ibu yang kami sayangi,
sebentar lagi masa kepengurusan periode 2008 -2010 akan segera berakhir. Meski mungkin banyak cacat dan kekurangan di sana sini, namun setidaknya kami sudah berusaha untuk meletakkan landasan kuat berorganisasi baik secara intra organisasi maupun dalam hubungan kerjasama dengan para stakeholders.

Kini tiba saatnya, para anggota Jamiyyah SDI AA 25 mengadakan kembali Pemilihan Umum Ketua Jam'iyyah Periode 2010 -2012. Diharapkan partisipasi aktif dari Bapak Ibu untuk mencalonkan diri sebagai Ketua, agar organisasi yang kini berkembang semakin baik akan lebih baik lagi. Syaratnya cukup mudah :
1. Orangtua Murid SDI Al Azhar 25 Semarang, diutamakan yang putra/i nya duduk di kelas 1-4 SD
2. Sanggup dengan berniat baik menjalankan tugas sebagai Ketua Jam'iyyah
3. Memiliki misi dan visi yang mendorong kemajuan organisasi
4. Bisa bekerjasama dengan pihak stakeholders

Nah..cukup mudah bukan ? Oh ya, lebih diharapkan yang tidak gaptek ya...
Ayo, salurkan bakat kepemimpinan & berorganisasi anda. Segera mendaftar, ke sekretaris jamiyyah, mama Fadhil atau mama Nanet. Tidak harus seorang ibu, bapak pun boleh asalkan bisa membagi waktu.
Pendaftaran : tanggal 1 April - 30 April 2010
Sosialisasi : 1 Mei - 15 Mei 2010
Pemilu : 17 Mei 2010

Sabtu, Maret 27, 2010

Tunggu kehadiran akun facebook Jamiyyah !

Assalamualaikum Wr.Wb
Rupanya di kalangan anggota, blog Jamiyyah tidak terlalu populer karena sebagian besar memang belum internet minded. Namun anehnya situs jejaring sosial semacam Facebook sangat populer di kalangan ibu-ibu. Mungkin karena situs ini mudah diakses, bahkan dari hp sekalipun. Lebih luwes memang. Untuk itu, pengurus sedang mengupayakan membangun halaman Jamiyyah di Facebook. Saat ini, berhubung masih ada berbagai kesibukan, halaman itu masih merupakan rintisan dan belum dipublish..sabar yaa...masih banyak foto yang harus dimasukkan.
Diharapkan dengan membuka akses seluas2nya kepada para anggota jamiyyah, baik lewat sms center, blog, email maupun akun FB..para anggota semakin mudah untuk bertukar info dan menyampaikan segala masukan kepada kami, demi kemajuan bersama. Ya, Jamiyyah sebagai sebuah organisasi tidak boleh gaptek, harus selalu bisa mengikuti perkembangan jaman. Buat yg masih gaptek, masih ada kesempatan untuk belajar..semuanya sangat mudah..asal ada kemauan. Okey, semoga FB kita bisa cepat selesai ya. Wassalam. Wr.Wb

Kamis, Maret 25, 2010

Kita (seharusnya) bisa lebih baik !

Judul di atas, memang selayaknya kita tujukan pada regu Olympiade & Uji Kompetensi SD Al Azhar se-Indonesia kemarin. Setelah terpuruk habis, dengan hanya membawa 4 gelar juara ( Juara 1 bercerita, Juara 1 Mapel Agama, Juara Harapan 2 Menyanyi, Juara Harapan 2 Cipta Puisi ), maka satu perasaan yaang menyesaki dada para guru dan murid : " Kami seharusnya bisa lebih baik !"

Kenapa begitu ? Karena dibandingkan tahun lalu, sebenarnya persiapan persiapan kali ini meskipun tidak bisa dibilang lama, juga nampakdipersiapkan lebih matang. Mulai dari seleksi peserta yg dilaksanakan secara berjenjang, penetapan peserta yg lebih ketat, serta persiapan pemberangkatan rombongan itu sendiri. Kali ini perjalanan kami hampir tidak ada halangan apapun, sangat lancar. Berbeda dengan tahun lalu dimana kami baru bisa masuk kota Jakarta hampir jam 11 malam dan masuk kampus SD Al Azhar 01 hampir  jam 1 dini hari, setelah dikepung kemacetan 6 jam di Tegal & Pekalongan.

Namun begitu, kenapa regu AA25 tidak bisa membukukan prestasi yg lebih baik dari tahun lalu ? Berdasarkan pembicaraan dengan sesama peserta lomba yang berasal dari Kontingen lain, maka ada beberapa hal yg bisa dikemukakan meskipun sifatnya masih berupa analisa awal, yakni:

1. Tahun 2009 kemenangan banyak diraih oleh para utusan daerah. Bisa jadi hal tersebut memicu semangat kontingen dari Jakarta untuk mempersiapkan diri lebih baik. Seorang peserta dari Jakarta bahkan menyatakan bahwa mereka sudah sejak setahun mempersiapkan diri, baik secara individu maupun oleh pihak sekolah. Beberapa bahkan berani mendatangkan guru khusus, dimana guru tersebut adalah pembimbing tim Olimpiade tingkat Internasional. Namun jangan tanyakan berapa kocek yang harus dirogoh untuk ini. Tak kurang dari 300ribu/jam mereka harus keluarkan untuk sang guru khusus ! Saat saya mencoba cari tahu kenapa mereka sampai sebegitunya bersusah payah, ternyata jawabannya adalah, mereka memang sedang berusaha mencapai target yang lebih tinggi lagi yakni mengikuti Olimpiade tingkat Internasional.

2. Kematangan Persiapan
a.Waktu --- perlu lebih lama
Jika para peserta dari Jakarta lebih awal mempersiapkan segalanya, maka semestinya pihak AA25 juga harus melakukan hal yang sama. Persiapan sejak bulan Desember tetap dirasakan kurang, karena jika dihitung hingga hari H maka waktu bersih yg dipakai hanya 12 kali pertemuan, itupun masih terpotong acara Gebyar AA 25 yg pelaksanaannya cukup menyita waktu dan tenaga para guru, sehingga mau tak mau konsentrasi untuk mempersiapkan tim pasti terpecah. Untuk tahun depan, persiapan harus dimulai setidaknya 6 bulan sebelumnya.
b.Pemilihan Peserta ---harus lebih teliti
Pemilihan peserta semestinya bukan hanya dilihat dari nilai seleksi semata tapi juga minat anak. Ada anak yang minatnya bidang Sosial namun nilai Sains tinggi. Tentu saja meskipun diikutsertakan pada bidang Sains, si anak tidak akan menikmatinya, sehingga prestasi tidak bisa maksimal. Anak yg lancar berbahasa Inggris misalnya, belum tentu akan menunjukkan kemampuan yang baik manakala disuruh ikut Telling Story. Mengapa ? Karena telling story sangat berbeda dengan using English to communication.  Dalam telling story, peserta harus bisa membawakan cerita secara hidup. Mimik muka, gaya gerak tubuh, intonasi suara, semuanya harus menyatu secara ekspresi. Peserta juga semestinya dipilih berdasarkan pengalaman dia dalam bertanding. Untuk itu sebelum maju ke tingkat nasional, ikuti dululah lomba2 tingkat kota yang sering diselenggarakan. Bagaimanapun untuk bisa
Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap anak pasti memilki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Nah, persiapan yang matang bukan cuma mematangkan materi namun juga harus memoles kekurangan anak. Anak yg kurang dalam auditory, meskipun sangat menguasai materi, belum tentu bisa menghasilkan nilai baik jika diberikan soal secara lesan. Berbagai kekurangan dalam berbagai aspek harus bisa dipoles seperti  motorik, bahasa, self confindence, dll.

c. Energi --harus dihemat
Mengapa saya menyinggung khusus tentang energi ? Kemampuan anak sangat dipengaruhi pula oleh kondisi fisik anak. Betapapun bagusnya penguasaan materi oleh si anak, tapi jika dirinya merasa capek, tentu saja tidak akan bisa memenangkan sebuah pertandingan. Meskipun sebenarnya hal ini tdk selalu berbanding lurus. Tahun 2009 dimana energi anak boleh dibilang sudah terkuras sebelum bertanding ternyata tetap bisa meraih prestasi. Tapi tentu saja hal ini tidak bisa dijadikan patokan. Karena itu sebaiknya hari sebelum bertanding anak diberikan kenyamanan yg akan membuat mereka fit. Terus terang saja kemarin di Sentra Baru, anak-anak tentu merasa kurang nyaman saat harus tidur di aula mesjid atau di ruang kelas, mana pagi2 harus sudah bebenah karena ruangan akan dipakai untuk lomba. Kita harus bisa meniru AA 14 atau AA Salatiga, mereka tidak menginap di sekolah tapi di penginapan. AA Salatiga menginap di asrama haji bekasi yg kondisinya lumayan dan terhitung sangat murah. Keluar ongkos sedikit tentu saja tak ada ruginya jika anak-anak merasa lebih nyaman.

Demikian sedikit analisa saya. Semoga bermanfaat. Untuk para juara, Selamat Nak Semoga Tahun Depan Makin Berjaya. Dan untuk semuanya, satu yang mesti kita selalu ingat :
JANGAN PERNAH PUTUS ASA TERUS JADI YANG TERBAIK !

Minggu, Februari 28, 2010

Olympiade & Lomba Kompetensi Mapel Al Azhar se Indonesia ke-10 tahun 2010 : BERSEMANGAT PEJUANG-PEJUANG CILIK !

Assalamualaikum Wr.Wb

Dear Moms and Dads,

Lima (5) hari menjelang keberangkatan para siswa siswi AA 25 ke Olympiade & Lomba Kompetensi Mapel Al Azhar se Indonesia ke-10, segala bentuk persiapan sudah disusun dengan matang oleh pihak sekolah, para guru pengampu dan bahkan orangtua murid sendiri. 

Jumat, tanggal 5 Maret 2010 nanti pukul 07.30 rombongan siswa-i, guru dan orangtua peserta akan resmi diberangkatkan menuju SDI Al Azhar 19 Sentra Primer, Jl. Dr.Sumarno, Pondok Gebang, Jakarta Timur untuk mengikuti lomba pada hari Sabtu, 6 Maret 2010 nanti. Diketahui seluruh peserta dari AA 25 berjumlah 20 anak, yang nantinya akan didampingi oleh 17 orang guru dan 13 orangtua murid. Sehingga seluruhnya total berjumlah 50 orang, jumlah yang cukup besar tentunya. Rombongan akan menggunakan bus PO Nugroho, yang tentunya diharapkan akan lebih baik dari armada tahun sebelumnya. Rombongan akan langsung menuju ke kampus SD AA 19 dan menginap di sana selama 2 malam, hingga Sabtu malam. Minggu pagi, 7 Maret 2010 rombongan akan bertolak ke tempat wisata untuk melakukan refreshing dan sore harinya langsung melakukan perjalanan kembali ke Semarang. What a busy and tiring day ! 

Namun betapa pun perjalanan nanti akan menjadi perjalanan yang panjang, melelahkan dan penuh perjuangan, saya yakin para peserta tidak akan kendor semangatnya. Sejak jauh-jauh hari, para guru dan sesama orangtua peserta sudah memompakan motivasi dan spirit bagi peserta. Diharapkan tahun ini, prestasi yang diraih akan lebih meningkat. Boleh berbangga nih, tahun kemarin prestasi AA 25 jauh melebihi prestasi SDI Al Azhar lainnya di kota Semarang, yakni AA 14 & 29. Mudah-mudahan dengan segala persiapan yang lebih matang, para peserta bisa meraih prestasi terbaik. Saya sendiri sangat mengharapkan agar bidang-bidang yang jarang dimenangkan oleh siswa/i yakni Agama, Sosial, Math, dll kali ini bisa meraih prestasi terbaik. BERSEMANGAT !! Jiao You !!

Dan inilah nama-nama para pejuang kecil itu  


No Jenis Lomba Nama Kelas Ket
1
Agama dan Al Quran Anfassa Nafhan Athallah N
4
 

  Zulfa Ajrina Fitri
5
 
2
Matematika Raihan Daffa Setiyo Pramudya
4
 

  Ghufron Fasa Ahliya
4
 

  Maulana Gibran
5
 

  Ali Zein
5
 
3
IPA/Sains Alya Berliana Suharso
4
 

  Sulthan Naufal Widad
4
 

  Reyhan Anindya Aryatikta
5
 

  Amelia Happy Meirizky
5
 
4
Cipta dan Baca Puisi Nawang Susan Dewanti
 
5
IPS/PKN Radtya Valeri Aurelia Rayhan
4
 

  Cynthia Andrina Illahi Hermawan
5
 
6
Bahasa Inggris Kevin Royan Yamari
 
7
Solo Vokal Seviana Erwina Putri
 
8
Bercerita Amira Marsya
 
9
Pildacil Alif Aziz Naristiana Putra
 
10
MHQ Daham Raihan
 
11
Adzan Rizqullah Ahnaf Rafi Sutoko
 
12
IT Shelin Asmarani
 

Senin, Februari 22, 2010

Gebyar Al Azhar 2010


Lima Pendekar Beraksi

 
Mejeng dulu sebelum menyambut Marissa

Lima pendekar versi 2 siap pamerkan senyum manisnya
( Kevin..Ilham..where are you sis ? )

  
Foto bareng aktor terkenal di AA 25

M.Ninin & Nanet : Kayaknya kita lebih cakep deh drpd Marissa

  
Marching Band

 
Marching Band lagi

 
Daftar ulang lomba