Sabtu, April 24, 2010

100 ALASAN ENAKNYA HIDUP DI INDONESIA

Dari blog Belanja Sampai Mati - Amelia Masniari 
catatan redaksi : banyak hal menarik bisa kita cermati dari tulisan jeng Amy ini
I. Urusan Rumah

1. Punya Pembantu ( kalau mau banyak juga bisa ).

2. Punya Supir.
3. Punya Satpam di rumah.

4. Punya Tukang Kebun di rumah.
5. Punya Baby Sitter full time.

6. Bensin masih disubsidi pemerintah.
7. Tidak ada pembatasan umur kendaraan.

8. Bisa nembak SIM tanpa harus ujian.
9. Bisa nyogok polisi di jalan.

10. Bisa bayar malah kalau perlu langganan joki 3 in 1.
11. Salah parkir bisa diampuni polisi kalau pasang senyum manis dan mobil tidak diderek.

12. Thanks God negeri ini tidak terlalu banyak peraturan seperti di Singapura.
13. Bisa Nembak KTP di banyak tempat trus KTP nya dikoleksi dari tiap propinsi...hehehe......

14. Bisa manggil tukang jahit dan antar jemput hasil jahitan ke rumah.
15. Bisa manggil guru les privat apa saja ke rumah dan lebih murah dari pada di luar negeri.

16. Di pasar masih bisa nawar seenaknya walaupun sering kena marah...
17. Bisa manggil tukang potong rumput ke rumah.

18. Buang sampah sembarangan sering tidak ketahuan, kalau di negara orang masuk penjara.
19. Nyebrang Jalan sembarangan tanggung resiko sendiri.....


II. Urusan Keuangan

20. Tidak punya NPWP belum masuk penjara.
21. 10 thn terakhir inflasi lebih dr 100% rakyat Indonesia tidak ada yang mati kelaparan.

22. Gaji PNS/TNI/POLRI pas-pasan tapi pada bisa beli mobil dan rumah... hehehehehe........

23. Setinggi apapun harga dollar, Singapore Great Sale tetap ramai orang Indonesia....


III. Daily Activity



24. Pakai barang palsu tidak usah takut karena belum ada sanksinya.....

25. Pakai barang palsu tidak malu, malah bangga... "ini ka we satu loh jeng.... "

26. Bisa beli sarapan pagi hari bahkan subuh... selalu ada di tepi jalan....

27. Jam berapapun kelaparan tengah malam, di jalan ada yang jual makanan.

28. Ada jual jajanan lewat depan rumah.
29. Jajan di luar atau makan di rumah makan masih murah dibanding dengan negara lain.

30. Harga sayur-sayuran lokal masih murah.

31. Belanja di supermarket, plastik atau kantong belanjaan gratis di negara lain harus beli.

32. Belanja di supermarket bisa minta tolong petugasnya bawain barang ke parkiran.

33. Belanja di supermarket atau di mall ada tempat penitipan barang.

34. Di Mall ada ojek payung kalau hujan.

35. Mobil mewah bisa dapat tempat parkir paling strategis asal kasih tip sama tukang parkir.
36. Biar kata negara ini krisis ga henti, jalanan tetap penuh mobil mewah bo!!!

37. Tarif taksi di Indonesia masih termasuk murah, dan tidak ada peak hour surcharge.....

38. Supir taksi mau disuruh nunggu asal dikasih tip.

39. Tarif parkir di Indonesia masih termasuk murah.


IV Pendidikan


40. Biaya pendidikan di Indonesia masih termasuk murah.

41. Harga buku murah.

42. Walaupun gaji guru minim sekali, tapi mereka tidak mogok kerja.....
43. Biaya kuliah masih termasuk murah

44. Liburan sekolah (inc.: hari kejepit nasional) dlm 1. thn kalender sekolah banyak sekali.

45. Jangan takut... Ada anak ada rezekinya.....




V. Kesehatan




46. Biaya melahirkan normal dan caesar masih murah di Indonesia

47. Biaya rumah sakit masih termasuk murah dibanding negara lain.

48. Biaya jasa dokter dan tindakannya masih termasuk murah....

49. Walau jasa dokter murah, tapi dokter masih di servis abis sama perusahaan obat.

50. Dokter boleh praktek sesuka hati sampai jam berapa... asal kuat hehehehhe

51. Klinik 24 jam bertebaran di mana-mana....

52. Walaupun harga obat katanya mahal tapi ada generiknya....


VI Travel



53. Harga tiket pesawat domestik murah (walaupun naiknya agak sport jantung.. ).

54. Lagi musim liburan banyak calo, tapi kita sering juga butuh calo kalo kepepet... hehehe...

55. Kadang enakan beli sama calo lagi... bisa sekalian di chek in kan..... hehehe.......

56. Ada porter di terminal keberangkatan dan kedatangan.... dan murah...

57. Kalau overweight penerbangan lokal masih bisa nego.

58. Bisa nego sama bea cukai bandara hehehhehe.....

59. Kalo beruntung kadang ada calo fiskal heheheh.....

60. Kalau terlambat check in tidak terlalu lama kadang bisa ngerayu......

61. Tarif angkutan umumnya paling murah sedunia (walaupun kenyamanan dan keselamatan

tidak dijamin)......

62. Room Rate hotel berbintang di Indonesia sangat murah dan fasilitasnya OK.

63. Di Indonesia semua hotel berbintang ada room service 24 jam

64. Jangan ngeres dulu otak ya... ada hotel jam-jam an... hayo... para cowok2.....

65. Kecuali di Aceh, Check in hotel tidak harus bawa surat nikah hehehhe.....

66. Hotel berbintang di Indonesia check out nya bisa di nego sampai jam 5 sore......


VII Climate, Flora and Fauna


67. Alam yang luar biasa indahnya....

68. Air bersih masih murah bahkan gratis asal mau bikin sumur......

69. Tuhan sangat bermurah hati, bibit tanaman apapun dilempar bisa tumbuh...

70. Tanaman di pekarangan banyak yang bisa dijadikan makanan dan banyak khasiatnya.

71. Selain sebagai bahan pangan, tanaman-tanaman Indonesia banyak yang berkhasiat obat.

72. Curah hujan yang cukup mencegah kekeringan (kecuali di beberapa tempat)

73. Iklim yang sangat bersahabat dan membuat kita tidak harus punya baju winter....

74. Tempat pariwisata yang sangat banyak dan Indah.


VIII Culture


75. Orang Indonesia sangat ramah terhadap orang asing....

76. Banyak kekayaan budaya yang buat kita bangga, misalnya Bali....

77. Keragaman adat istiadat yang membuat kita berbeda dengan bangsa lain/

78. Banyak kain tradisional yang cantik dan bisa dibuat pakaian yang keren dan moderen.

79. Banyak kerajinan tangan tradisional yang bisa digunakan dan terlihat gaya dan edgy...

80. Baju Perancang Indonesia sebagian besar harganya masih terjangkau.

81. Tarif tukang jahit yang murah... sehingga kita bisa sering baju baru...

82. Kita sudah boleh bangga pakai sebagian baju dan asesoris designer Indonesia.

83. Mutu manikam alias precious stone di Indonesia banyak ragam dan harga terjangkau...

84. Tarif Salon yang murah, sehingga banyak orang Indonesia yang sangat terawat....

85. Tarif tukang pijit yang murah dan bisa dipanggil ke rumah....


IX Food



86. Makanan Indonesia banyak sekali ragam dan variasi rasanya.

87. Makanan Indonesia sangat spicy, coba bayangkan jika kita harus makan ikan mentah?

88. Ada Nasi..(inc.: nasi uduk, nasi gemuk, nasi kuning, nasi merah, nasi goreng,nasi liwet dll..).

89. Ada sambal terasi...

90. Ada petai, jengkol dan baung...

91. Ada Indomie dan Mie Sedap( sumpah... ini bukan iklan... )



X Family Matters



92. Ayah dan ibu yang tetap jadi ayah dan ibu selamanya dan kita tetap anak-anak selamanya.

93. Tidak harus keluar dari rumah umur 18 tahun

94. Orang tua yang selalu berjuang keras untuk pendidikan dan masa depan anaknya....

95. Orang tua yg bisa dimintakan tolong(in case of emergency, inc jaga anak & financial..).

96. Orang tua yang mengajarkan tata krama dan adat istiadat....


XI Religion


97. Kebebasan beragama dan kepercayaan di negeri ini.

98. Kebebasan menjalankan ibadah.

99. Kebebasan merayakan hari besar


XII Others


100. Ada kebanggaan jadi orang Indonesia....



I Love Indonesia...



Amy....

Senin, April 19, 2010

Memperbaiki Konsentrasi Belajar

Credit Thk : Web Psikologionline

Konsentrasi belajar anak adalah bagaimana anak fokus dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu, hingga pekerjaan itu dikerjakan dalam waktu tertentu. Pada beberapa anak bisa mengalami kesulitan, kesusahan dan gangguan dalam hal konsentrasi dan atensi yang ia berikan. Banyak pula orangtua yang juga mengeluh dan bingung dalam meningkatkan dan mengatasi anak yang sulit berkonsentrasi.
Sulit berkonsentrasi, terlebih dahulu harus dilihat apa penyebab anak sulit berkonsentrasi? Banyak para orangtua yang bingung dan kawatir dengan keterangan sekolah dan pihak pengajar mengenai anak yang termasuk hiperaktif dan sulit dalam berkonsentrasi.
Pertanyaan yang harus bisa dijawab terlebih dahulu adalah apakah penyebab anak mengalami gangguan dalam konsentrasi? Bentuk pengajarannya yang tidak menarik dan membosankan ataukah anak memang mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi.
Gangguan Konsentrasi tergolong ke dalam salah satu jenis gangguan ADHD, singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau dalam bahasa Indonesia Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH), suatu kondisi yang juga dikenal sebagai Attention Deficit Disorder (sulit memusatkan perhatian).
Gangguan Pemusatan Perhatian (Attention Deficit Disorder / ADD) adalah suatu pemusatan perhatian yang buruk (singkat) dan sifat impulsif (mengikuti kata hati) yang tidak sesuai dengan usia anak. ADD merupakan suatu masalah dalam pemusatan perhatian, konsentrasi dan ketekunan menjalankan tugas. Anak juga mungkin bersifat impulsif dan hiperaktif.
Contoh bentuk dari masalah ini adalah sering melakukan kesalahan sembrono, tidak mendengarkan dengan baik, tidak mengikuti instruksi, mudah teralihkan, dan mudah lupa dengan aktifitas sehari hari. Dan hal ini terjadi ada pada lebih dari satu situasi misalnya di rumah, sekolah, klinik dan lain lain.
Ibu Nani (nama samaran) mengatakan: “Anakku sebelum menginjak umur 8 tahun punya masalah dengan konsentrasinya tetapi semakin besar aku perhatikan perkembangannya di sekolah maupun lingkungan menjadi suka berpikiran kosong. Itu saya temuin ketika dia les matematika yang mana sering bengong dan tidak membuat jawaban sehingga harus ditegur dan ditegur lagi untuk mengingatkan dia dalam bertugas. Kalau di tempat les bolanya pun dia sering bengong pula. Kira kira solusi apa yang pantas buat anak saya agar dia dapat lebih konsentrasi di sekolahnya. Karena kalau secara omongan kayaknya sudah capek saya memberitahu dia.”
Ada beberapa hal yg bisa Ibu Nani lakukan dalam menangani masalah konsentrasi anak. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan dalam mengatasi anak sulit berkonsentrasi :
1. Membuat rules. Jadi, Ibu Nani dan Anak bisa duduk bersama untuk membuat rules yang akan disepakati bersama saat belajar. Misalnya :
a. Sit down properly
b. Look at the teacher (siapa pun gurunya)
b. Listen to the teacher
d. Do your work fast
e. etc (Ibu bisa tambahkan sesuai kondisi anak)
Kemudian tulis rules tersebut, dan tempel di tempat belajarnya di bagian yg mudah terlihat. Dengan demikian, diharapkan nantinya Ibu Nani tidak lagi selalu berteriak untuk mengingatkan, karena rules tersebut diharapkan bisa menjadi “sign” bagi anak tentang perilaku yang harus ditampilkan saat ia belajar. Diharapkan pula, anak bisa menggeneralisasi rules tersebut di sekolah.
2. Membuat “sign” dengan waktu, sehingga anak sadar bahwa dalam mengerjakan tugas ada time limit-nya. Misalnya : dengan menggunakan timer atau stop watch. Bila ia sudah memahami konsep jam, Ibu Nani bisa meletakkan jam weker di dekatnya, dan mengatakan : “Adek punya waktu 30 menit untuk mengerjakan tugas. Sekarang jam 8, jadi jam 8.30 Adek harus sudah bisa menyelesaikan semua tugas itu.”
3. Saat belajar di rumah, Ibu Nani harus membuat simulasi seperti layaknya belajar di sekolah. Jadi, usahakan setting tempat belajarnya juga seperti di kelas (ada papan tulis dan Ibu Nani bisa menuliskan soal soal atau materi belajar dan meminta adek mencatatnya, dan lain lain). Saat mengajarkan juga usahakan seperti guru nya di sekolah (Ibu Nani berjalan-jalan saat menyampaikan materi sehingga kita bisa melihat apakah anak memperhatikan atau tidak), jadi tidak selalu duduk di samping anak.
4. Memecah waktu belajarnya menjadi beberapa kali. Misalnya, waktu belajar yang satu jam, kita pecah menjadi tiga kali dalam satu jam (per 20 menit) dan diselingi dengan istirahat selama lima menit. Bila anak sudah konsisten dengan waktu 20 menit, maka bisa kita tambah waktu belajarnya menjadi 30 menit, dan seterusnya. (Maesyaroh, Fajriati : Psikologi Bunga Matahari)
Perlu di perhatikan, semuanya akan membutuhkan usaha maksimal, konsistensi, kesabaran dan do’a dari kita. Proses ini akan sangat panjang dan lama. Untuk melatih konsentrasi anak bisa dilakukan cara mudah berikut ini:
1.Menjumput (menggunakan jempol dan telunjuk) butiran beras atau kacang merah sambil menghitung jumlahnya, selain melatih konsentrasi juga melatih motorik halus anak….
2. Memindahkan air dari mangkuk/baskom kedalam botol dgn menggunakan tutup botol tsb. dilakukan dgn tangan kanan dan kiri secara bergantian.
3. Bermain Puzzle juga diyakini dapat meningkatkan konsentrasi dan memori anak.Kotak susu bekas dapat dibuat menjadi puzzle sederhana.
4.Menyusun balok bisa juga dilakukan. Menyusun balok secara horisontal keatas maupun vertikal dalam bentuk barisan.
5. Berenang, terutama dengan gaya bebas juga merupakan olahraga yg baik untuk anak, karena berenang bisa menstimulasi indera2 sensoris, melatih konsentrasi, juga menstimulasi otak kanan dan kiri (pada gerakan gaya bebas).
Semua kegiatan diatas dapat di barengi dengan sebuah pemberian hadiah, pujian atau pemberian yang ia suka agar ada timbal balik dan motivasi dari apa yang telah ia lakukan. Kegiatan diatas juga bisa digunakan dalam bentuk permainan bagi anak. Sebelumnya dilihat dulu mana mana dari poin diatas yang bisa di lakukan oleh anak.

Kamis, April 08, 2010

English Time Alert ! English Time Alert !

Bapak Ibu mungkin sudah pernah melihat buku pelajaran bahasa Inggris anak-anak kita ? Bagus banget yaah...banyak gambarnya, game nya..wow...pokoknya lovely habis ! Bandingkan saja dengan buku pelajaran jaman kita dulu. Makanya beruntunglah anak-anak yang bersekolah di Al Azhar, bisa mendapatkan buku sebagus itu. Tapi tunggu dulu...mari kita lihat sejenak penggunaan buku itu. Terungkap dari percakapan saya dengan anak-anak, buku itu jarang digunakan, game-game yg ada, cerita-cerita juga jarang dibaca. Lalu apa yg dipelajari saat pelajaran bahasa Inggris ? Dari omong-omong dg bapak guru bahasa Inggris kita, ternyata untuk mempraktekkan pengajarannya, memerlukan tambahan waktu. Jumlah waktu yang hanya 2x @45menit seminggu dirasakan sangat kurang. Nah..ini nih..pekerjaan rumah buat pak Budi dan jajarannya. Kami tahu, bahwa di Jawa Tengah ada munlok atau muatan lokal semacam Bhs.Jawa dan KPDL yg juga sudah ada standar jumlah jam pengajarannya. Tapi whatever lah pak, diatur aja schedule nya lagi. Justru karena jumlah jam pelajaran terbatas, jadual harus diatur sebaik-baiknya. Saya yakin sekali hal itu bisa dilakukan. Dan tentu saja metode pengajaran Bhs.Inggris mungkin bisa diatur lebih efisien. 

Jika waktunya dirasa kurang..saya usulkan untuk agak 'tricky' lah...misalnya nih, story yang ada dibuat PR, anak disuruh latihan baca di rumah. Nah..nanti disekolah tinggal diajak baca bersama-sama atau membahas secara klasikal. Untuk gamenya, suruh dong anak persiapkan di rumah, lalu mainkan di sekolah. Jenis PR bahasa Inggris juga jangan hanya melulu soal isian saja...bentuk PR kan banyak, bisa bikin puisi dalam bahasa Inggris, menyanyi lagu Inggris, buat karangan singkat dalam bahasa Inggris..atau bahkan nih, jaman sekarang hampir semua anak doyan facebook, ayo chatting bersama-sama dalam bahasa Inggris. Ada kemauan maka ada jalan..dan jalan ke Roma itu ada seribu, pepatah lama yang nggak pernah salah. 

Jadi sambil menunggu pak Budi cs untuk memenuhi English Time Alert nya, maka guru2 bhs.Inggris bisa berkreasi dengan jam yg ada. Istilah anak sekarang nih...jam terbatas...so what gitu lo. Okey, met berkarya..met berkreasi. Untuk bapak ibu di rumah, ayo sisihkan waktu sejenak bersama anak-anak kita untuk melatih bahasa Inggris anak-anak dengan berkomunikasi ..yah, se jam sehari cukuplah.

Rabu, April 07, 2010

Mencermati UTS : Multiple Choice ? Tinggalkan !

UTS sudah berlangsung dan rapor mid semester pun telah dibagikan pada hari Sabtulalu, 3 April 2010. Namun meski demikian, ada beberapa hal yang kiranya perlu dicermati sehubungan pelaksanaan UTS itu, antara lain :
1. Bentuk Soal
Bentuk soal UTS adalah pilihan berganda atau multiple choice. Sebenarnya dalam perkembangan dunia pendidikan, jenis soal seperti ini sekitar 10 tahun yang lalu sudah dihimbau untuk ditinggalkan. Mengapa ? Karena bentuk soal pilihan berganda sama sekali tidak bisa mencerminkan kemampuan anak yang sesungguhnya. Banyak unsur bias di dalamnya. Misalnya, anak yang menjawab asal-asalan jika dia beruntung, maka jawabannya bisa benar. Selain itu, bagi anak yang kemampuan visual nya tidak bagus, maka akan banyak melakukan kesalahan karena maksud hati menjawab "a" tapi di lembar jawab dia mencoret "b". Masih banyak lagi kerugian yg disebabkan oleh soal ini. Contohnya, untuk soal yang memerlukan perhitungan, maka proses berpikir anak tidak mendapatkan poin nilai meski prosesnya benar, jika apa yang dipilihnya salah. Proses berpikir anak menjadi tidak dihargai. Padahal inti dari pendidikan itu sendiri adalah prose, bukan hasil.
2. Pembagian Hasil UTS
Untuk mengetahui hasil kerja anak dan menelaah kekurangan anak, maka semestinya soal & lembar jawab dibagikan kepada orangtua. Kami bisa memahami bahwa soal UTS adalah milik sekolah dan pihak sekolah takut soal bisa tersebarluaskan, namun jangan pula dilupakan bahwa orangtua pun berhak untuk mengetahui perkembangan kemampuan anaknya. Harus dicarikan mekanisme pelaksanaan agar keinginan kedua belah pihak bisa terakomodasi.
3. Pembagian Hasil Ulangan Harian & PR
Saat ini belum semua guru secara teratur membagikan hasil ulangan dan PR kepada anak-anak. Padahal hal ini sangat diperlukan orangtua agar bisa membantu membimbing anak untuk belajar di rumah. Setidaknya dengan adanya hasil ulangan harian & PR, orangtua bisa membantu memprediksi kelemahan anak dalam belajar. Dengan demikian, terjadi kontinuitas pembelajaran anak dari sekolah-rumah-sekolah. Bukankah ini situasi kondusif yg hendaknya diciptakan oleh setiap sekolah ?

Demikian beberapa kritikan yg kami sampaikan sehubungan dengan pelaksanaan UTS di sekolah. Masukan ini telah pula kami teruskan ke pihak sekolah melalui website Al Fikri. Semoga UTS maupun Ujian2 yang akan datang, bisa terlaksana dengan lebih baik demi kemajuan bersama.

Sabtu, April 03, 2010

Pemilihan Ketua Jamiyyah periode 2010-2012

Bapak Ibu yang kami sayangi,
sebentar lagi masa kepengurusan periode 2008 -2010 akan segera berakhir. Meski mungkin banyak cacat dan kekurangan di sana sini, namun setidaknya kami sudah berusaha untuk meletakkan landasan kuat berorganisasi baik secara intra organisasi maupun dalam hubungan kerjasama dengan para stakeholders.

Kini tiba saatnya, para anggota Jamiyyah SDI AA 25 mengadakan kembali Pemilihan Umum Ketua Jam'iyyah Periode 2010 -2012. Diharapkan partisipasi aktif dari Bapak Ibu untuk mencalonkan diri sebagai Ketua, agar organisasi yang kini berkembang semakin baik akan lebih baik lagi. Syaratnya cukup mudah :
1. Orangtua Murid SDI Al Azhar 25 Semarang, diutamakan yang putra/i nya duduk di kelas 1-4 SD
2. Sanggup dengan berniat baik menjalankan tugas sebagai Ketua Jam'iyyah
3. Memiliki misi dan visi yang mendorong kemajuan organisasi
4. Bisa bekerjasama dengan pihak stakeholders

Nah..cukup mudah bukan ? Oh ya, lebih diharapkan yang tidak gaptek ya...
Ayo, salurkan bakat kepemimpinan & berorganisasi anda. Segera mendaftar, ke sekretaris jamiyyah, mama Fadhil atau mama Nanet. Tidak harus seorang ibu, bapak pun boleh asalkan bisa membagi waktu.
Pendaftaran : tanggal 1 April - 30 April 2010
Sosialisasi : 1 Mei - 15 Mei 2010
Pemilu : 17 Mei 2010

Sabtu, Maret 27, 2010

Tunggu kehadiran akun facebook Jamiyyah !

Assalamualaikum Wr.Wb
Rupanya di kalangan anggota, blog Jamiyyah tidak terlalu populer karena sebagian besar memang belum internet minded. Namun anehnya situs jejaring sosial semacam Facebook sangat populer di kalangan ibu-ibu. Mungkin karena situs ini mudah diakses, bahkan dari hp sekalipun. Lebih luwes memang. Untuk itu, pengurus sedang mengupayakan membangun halaman Jamiyyah di Facebook. Saat ini, berhubung masih ada berbagai kesibukan, halaman itu masih merupakan rintisan dan belum dipublish..sabar yaa...masih banyak foto yang harus dimasukkan.
Diharapkan dengan membuka akses seluas2nya kepada para anggota jamiyyah, baik lewat sms center, blog, email maupun akun FB..para anggota semakin mudah untuk bertukar info dan menyampaikan segala masukan kepada kami, demi kemajuan bersama. Ya, Jamiyyah sebagai sebuah organisasi tidak boleh gaptek, harus selalu bisa mengikuti perkembangan jaman. Buat yg masih gaptek, masih ada kesempatan untuk belajar..semuanya sangat mudah..asal ada kemauan. Okey, semoga FB kita bisa cepat selesai ya. Wassalam. Wr.Wb

Kamis, Maret 25, 2010

Kita (seharusnya) bisa lebih baik !

Judul di atas, memang selayaknya kita tujukan pada regu Olympiade & Uji Kompetensi SD Al Azhar se-Indonesia kemarin. Setelah terpuruk habis, dengan hanya membawa 4 gelar juara ( Juara 1 bercerita, Juara 1 Mapel Agama, Juara Harapan 2 Menyanyi, Juara Harapan 2 Cipta Puisi ), maka satu perasaan yaang menyesaki dada para guru dan murid : " Kami seharusnya bisa lebih baik !"

Kenapa begitu ? Karena dibandingkan tahun lalu, sebenarnya persiapan persiapan kali ini meskipun tidak bisa dibilang lama, juga nampakdipersiapkan lebih matang. Mulai dari seleksi peserta yg dilaksanakan secara berjenjang, penetapan peserta yg lebih ketat, serta persiapan pemberangkatan rombongan itu sendiri. Kali ini perjalanan kami hampir tidak ada halangan apapun, sangat lancar. Berbeda dengan tahun lalu dimana kami baru bisa masuk kota Jakarta hampir jam 11 malam dan masuk kampus SD Al Azhar 01 hampir  jam 1 dini hari, setelah dikepung kemacetan 6 jam di Tegal & Pekalongan.

Namun begitu, kenapa regu AA25 tidak bisa membukukan prestasi yg lebih baik dari tahun lalu ? Berdasarkan pembicaraan dengan sesama peserta lomba yang berasal dari Kontingen lain, maka ada beberapa hal yg bisa dikemukakan meskipun sifatnya masih berupa analisa awal, yakni:

1. Tahun 2009 kemenangan banyak diraih oleh para utusan daerah. Bisa jadi hal tersebut memicu semangat kontingen dari Jakarta untuk mempersiapkan diri lebih baik. Seorang peserta dari Jakarta bahkan menyatakan bahwa mereka sudah sejak setahun mempersiapkan diri, baik secara individu maupun oleh pihak sekolah. Beberapa bahkan berani mendatangkan guru khusus, dimana guru tersebut adalah pembimbing tim Olimpiade tingkat Internasional. Namun jangan tanyakan berapa kocek yang harus dirogoh untuk ini. Tak kurang dari 300ribu/jam mereka harus keluarkan untuk sang guru khusus ! Saat saya mencoba cari tahu kenapa mereka sampai sebegitunya bersusah payah, ternyata jawabannya adalah, mereka memang sedang berusaha mencapai target yang lebih tinggi lagi yakni mengikuti Olimpiade tingkat Internasional.

2. Kematangan Persiapan
a.Waktu --- perlu lebih lama
Jika para peserta dari Jakarta lebih awal mempersiapkan segalanya, maka semestinya pihak AA25 juga harus melakukan hal yang sama. Persiapan sejak bulan Desember tetap dirasakan kurang, karena jika dihitung hingga hari H maka waktu bersih yg dipakai hanya 12 kali pertemuan, itupun masih terpotong acara Gebyar AA 25 yg pelaksanaannya cukup menyita waktu dan tenaga para guru, sehingga mau tak mau konsentrasi untuk mempersiapkan tim pasti terpecah. Untuk tahun depan, persiapan harus dimulai setidaknya 6 bulan sebelumnya.
b.Pemilihan Peserta ---harus lebih teliti
Pemilihan peserta semestinya bukan hanya dilihat dari nilai seleksi semata tapi juga minat anak. Ada anak yang minatnya bidang Sosial namun nilai Sains tinggi. Tentu saja meskipun diikutsertakan pada bidang Sains, si anak tidak akan menikmatinya, sehingga prestasi tidak bisa maksimal. Anak yg lancar berbahasa Inggris misalnya, belum tentu akan menunjukkan kemampuan yang baik manakala disuruh ikut Telling Story. Mengapa ? Karena telling story sangat berbeda dengan using English to communication.  Dalam telling story, peserta harus bisa membawakan cerita secara hidup. Mimik muka, gaya gerak tubuh, intonasi suara, semuanya harus menyatu secara ekspresi. Peserta juga semestinya dipilih berdasarkan pengalaman dia dalam bertanding. Untuk itu sebelum maju ke tingkat nasional, ikuti dululah lomba2 tingkat kota yang sering diselenggarakan. Bagaimanapun untuk bisa
Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap anak pasti memilki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Nah, persiapan yang matang bukan cuma mematangkan materi namun juga harus memoles kekurangan anak. Anak yg kurang dalam auditory, meskipun sangat menguasai materi, belum tentu bisa menghasilkan nilai baik jika diberikan soal secara lesan. Berbagai kekurangan dalam berbagai aspek harus bisa dipoles seperti  motorik, bahasa, self confindence, dll.

c. Energi --harus dihemat
Mengapa saya menyinggung khusus tentang energi ? Kemampuan anak sangat dipengaruhi pula oleh kondisi fisik anak. Betapapun bagusnya penguasaan materi oleh si anak, tapi jika dirinya merasa capek, tentu saja tidak akan bisa memenangkan sebuah pertandingan. Meskipun sebenarnya hal ini tdk selalu berbanding lurus. Tahun 2009 dimana energi anak boleh dibilang sudah terkuras sebelum bertanding ternyata tetap bisa meraih prestasi. Tapi tentu saja hal ini tidak bisa dijadikan patokan. Karena itu sebaiknya hari sebelum bertanding anak diberikan kenyamanan yg akan membuat mereka fit. Terus terang saja kemarin di Sentra Baru, anak-anak tentu merasa kurang nyaman saat harus tidur di aula mesjid atau di ruang kelas, mana pagi2 harus sudah bebenah karena ruangan akan dipakai untuk lomba. Kita harus bisa meniru AA 14 atau AA Salatiga, mereka tidak menginap di sekolah tapi di penginapan. AA Salatiga menginap di asrama haji bekasi yg kondisinya lumayan dan terhitung sangat murah. Keluar ongkos sedikit tentu saja tak ada ruginya jika anak-anak merasa lebih nyaman.

Demikian sedikit analisa saya. Semoga bermanfaat. Untuk para juara, Selamat Nak Semoga Tahun Depan Makin Berjaya. Dan untuk semuanya, satu yang mesti kita selalu ingat :
JANGAN PERNAH PUTUS ASA TERUS JADI YANG TERBAIK !