Selasa, Desember 29, 2009

Hari Ibu, 22 Desember 2009


 
Poster Hari Ibu
design by :  Totik's mom 

       Sebelum acara ini dimulai, para ibu yang hadir dipersilakan mengisi daftar pertanyaan seputar tema, hal ini dilakukan sekedar mempersingkat waktu. Mengingat apa yang akan disampaikan oleh bu Hasta cukup banyak. Beberapa hari sebelumnya, para siswa dengan dikoordinir oleh para guru walikelas, membuat surat tertutup untuk ibu Hasta. Dalam surat tersebut, para siswa diperbolehkan melakukan "curhat" tentang apa saja kepada bu Hasta. Surat yang akhirnya terkumpul hampir 2 kantung plastik besar itu akan diupayakan dibalas oleh bu Hasta secara pribadi pula.
     Acara dimulai tepat pukul 08.00, dengan pembacaan ayat suci Al-Quran beserta terjemahannya, dilanjutkan beberapa sambutan, a.l sambutan Ketua Panitia/Ketua Jamiyyah SD, Kepala sekolah dan Kabid Pendidikan Yayasan Al Fikri. Bu Hasta sendiri hadir tepat pukul 08.30, ketika paduan suara anak-anak Al Azhar tengah membawakan beberapa lagu. Suasana mejadi haru, saat seorang anak anggota paduan suara, membawakan puisi, disambung lagu oleh beberapa rekan, dan diakhiri dengan pemberian bunga mawar kepada beberapa tamu yg hadir. Saya sendiri, meskipun itu hanya bunga plastik, merasa tersentuh saat menerimanya. Anak saya sendiripun mungkin tidak ingat memberikan bunga pada ibunya di hari itu. Rasanya cuma sekali setahun, yakni hari Ibu, kami kaum Ibu merasa agak diistimewakan. Buat pak Milhan, many thank to you...you're such a great and multitalented teacher ! So proud we have a teacher like you !

      Ketika acara inti berlangsung, kami sedikit terkejut atas paparan beberapa fakta oleh bu Hasta. Rasanya kami dipaksa "melek" dan mau melihat kenyataan akan apa yg sesungguhnya terjadi di sekitar kita. Kita tidak lagi bisa menutup-nutupi rasa ingin tahu anak akan pendidikan seks. Kita tidak lagi bisa berpura-pura bahwa mereka "masih bayi kecil kita". Kita, para ibu khususnya, benar-benar harus melihat bahawa anak kita sudah tumbuh dan mungkin karena pengaruh gizi & lingkungan, mereka menjadi cepat dewasa. Lupakan dan jangan membandingkan dengan masa kecil kita dahulu, yang mungkin saat duduk di bangku SMA baru mengetahui apa itu sistem reproduksi. Setidaknya dari paparan bu Hasta, para ibu diperingatkan untuk mempersiapkan putra-i nya sebaik-baiknya dalam menghadapi masalah keingintahuan mereka. Lebih baik mereka tahu dari ibunya, daripada tahu dari lingkungan yang belum tentu benar. Pendidikan seks sehat janganlah menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Dan tentu saja, kita harus memberikannya dengan berpedoman pada ajaran agama. Dasar moral dan agama harus dijadikan dasar berpikir yang kuat, saat kita mencoba menjelaskan reproduksi dini pada anak kita. Untuk yang satu ini, saya bersyukur di SDI AA 25 ada program Pesantren Akil Balig, yang pasti akan banyak membantu orangtua dalam hal ini.

      Acara ini nampaknya ccukup menarik bagi para ibu, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dari para hadirin. Hingga akhirnya, mengingat banyak sekali yg ingin berkonsultasi secara pribadi di rumah, bu Hasta memberi pula kesempatan konsultasi gratis pada beberapa peminat. Konsultasi diberikan setelah acara ditutup. Pada akhir acara, dibagikan beberapa doorprize, antara lain dari Jamiyyah SD, Rabbani dan Bank Mega Syariah. Sayangnya, hingga doorprize terakhir diberikan, nama penulis tidak disebut2 alias tak kebagian..hiks..sedih deh.
      Selesai acara, panitia berfoto bersama bu Hasta dan dilanjutkan dengan kebiasaan rutin yakni beberes dan menyerbu bazaar. Bazaar kali ini diikuti oleh pihak luar pula. Kebanyakan yg dijajakan adalah makanan, mulai dari kentang goreng, gudeg, empek2, juice buah, burger dan lain-lain. Selain makanan ada juga beberapa stand pakaian muslim, tas import, sepatu dan cd edutaintmet untuk anak-anak.
      Sebelum mengakhiri laporan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua rekan panitia yang telah bekerja keras mensukseskan penyelenggaraan acara ini, a.l :
Dhil's Mom, M.Nannete, M.Fendy, Mbak Fenty, Nova, M.Ilham-Kevin-Wita ( trio kembar dampit yg sangat kompak), M.Daham Raihan, M.Gibran, M.Fika, Bu Poppy, M.Kiko dan Bu Ondang. 
Saya ucapkan terimakasih pula kepada pihak sekolah terutama pak Budiyarno, pak Khadik, pak Milhan serta pihak yayasan yakni pak Suharya, pak Bagyo, madam Tina, mas Rohim-Antok cs. Acara ini takkan sukses tanpa kerjasama yg baik pula dengan pihak sekolah dan yayasan. Semua kebaikan hanya Allah SWT yang mampu membalasnya.

   

Dekorasi Hari Ibu
design by :  mr.Khadik-PSB

 
Mejeng sebelum acara mulai

ki-ka :m.Ilham, m.Kiko, putri b.Ondang, b.Ondang, m.Gibran, m.Raihan

 
Mejeng lagi...

ki-ka :b.Ondang, m.Fadhiil, anggota jamiyyah





Para anggota paduan suara SDI AA 25
membuka acara dg lagu-lagu merdu






 
 
 
 

 

Foto Bareng Bu Hasta
Ki-Ka : Bu Poppy, M.Daham, M.Fika, M.Ilham, Nova, Dhil's Mom, bu Hasta, penulis, M.Fendi, M.Wita, M.Nannete, M.Gibran, Mbak Fenty



3 komentar:

  1. ass ...... semoga kegiatan hari ibu ini bermanfaat dan trimakasih untuk kerjasama teman-teman panitia, yayasan (bu tina n pak haryo) dan sekolah ( pak budi, bu faiz dan pak agus tu) oya ... tak lupa jg thanks a lot to mr khadik n mas rokhim ...... kurang lebih mohon maaf ..... wass

    BalasHapus
  2. ada yang lupa nih ....trimakasih juga untuk anak2 paduan suara dan pak milhan yang telah menambah semarak acara hari ibu di kampus aa 25 semarang. smg kerjasama yg baik ini terus terbina dg baik. amin.....

    BalasHapus
  3. Aduh, berhubung MFadhil udah ngucapin terima kasih panjang lebar ... saya jadi bingung mau berkomentar apa? Anyway ... terimakasih untuk seluruh team yang terlibat dalam acara ini ya.
    (Btw, foto bersamanya kecil amat ya, sehingga saya yg besar ini aja nggak jelas kelihatan ..he..he..he..)

    BalasHapus