Senin, November 02, 2009

SD Islam Al Azhar 25 Finally Succeed !

Senin, 2 Nopember 2009, menjadi hari yang sangat mendebarkan bagi Tim Olimpiade Sains AA 25. Hari ini mereka kembali harus berjuang meraih prestasi pada Olimpiade Sains SD di Unnes.

Sedikit mengulas tentang penyelenggaraan, bisa saya sampaikan :
Olimpiade ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika ( Himafi ) FMIPA UNNES dalam rangka Pekan Ilmiah Fisika ke XX Hima Fiska FMIPA. Olimpiade diadakan untuk tingkat SD-SMP hingga SMA se Karesidenan Semarang. Seleksi awal sebagaimana telah disampaikan pada artikel sebelumnya diadakan di 3 kota, Semarang, Demak dan Kendal pada Minggu, 18 Oktober yang lalu. Rabu, 21 Oktober hasil lomba untuk tingkat SD dirilis online, dengan hasil 30 peserta berhasil maju ke babak berikutnya, dari tiap kota tempat seleksi diambil 10 regu.

Tepat pukul 08.30, setelah selesai mengikuti upacara bendera & ikrar bersama di lapangan sekolah, ananda Marsya-Rifky-Totik ( semua dari kelas 5A ) didampingi guru pak Fauzi,S.Pd dan ketua Jam'iyyah Mama Totik berangkat ke Unnes, menggunakan mobil sekolah.

Gbr : Berfoto dulu di halaman belakang SDI AA 25


Gbr : Mengisi Daftar Hadir


Gbr : Review sejenak sebelum masuk ruang tes


Gbr : Doakan kami ya ! Di depan ruang tes

Sedikit out of topic, pada saat yang bersamaan, 4 pengurus Jam'iyyah lainnya, mama Nanet, mama Fadhil, mama Isya & mama Raihan (mbak Fenty) harus berangkat mendampingi siswa-i kelas 3 yang mengadakan kunjungan ke Kebun Obat Ny.Meneer. Mereka berangkat memakai bus carteran DAMRI. Sepanjang perjalanan, kami selalu menyempatkan diri saling berhubungan untuk terus memantau keberlangsungan acara. Untuk kunjungan ke Kebun Obat, akan disampaikan dalam tulisan tersendiri.

Kembali  ke topik semula. Dalam perjalanan pak Fauzi memanfaatkan waktu untuk kembali memperdalam pengetahuan anak-anak tentang sains. Saya sendiri lebih banyak diam sambil terheran-heran mendengar soal-soal yang dibacakan pak Fauzi..wooww..itu mah soal saya waktu di SMA dulu, kenapa sekarang menjadi materi pelajaran SD ? Salah satu contohnya, pak Fauzi mengulang kembali tentang Energi Potensial dan Energi Kinetik, bersama rumus dan penerapannya. It's amazing...Marsya dkk tampak biasa saja menghadapi soal-soal itu & bisa menjawab dengan santai.

Sesampai di Unnes, suasana sudah ramai. Hampir seluruh peserta sudah hadir. Waktu yang tersisa setelah absensi tidak banyak. Beberapa menit kemudian semua peserta sudah harus masuk ke ruang tes di lantai 2, para penunggu tetap dilantai 1. Kali ini nampak pula rombongan dari Demak & Kendal yang tidak hanya didampingi guru, tetapi juga jajaran Diknas Demak & Kendal. Dari kota Semarang, nampak hadir peringkat ke-1 seleksi awal, SD Marsudirini didampingi guru. Dari sekolah  lain nampak SD Tritunggal, Nasima, SDIT Firdaus, dll. Rombongan paling heboh mungkin dari SD Tritunggal, dimana tiap peserta didampingi juga papa-mamanya. ( Untung saya ikut..kalau tidak mungkin AA 25 menjadi rombongan paling sepi...sekolah lain minimal menyertakan 2 guru)Selang 1 jam kemudian, seleksi awal selesai, kami semua beristirahat sambil menunggu hasilnya.


Waktu dimanfaatkan untuk membahas soal-soal yg diberikan. Ada yang agak mengecewakan karena soal-soal yang seharusnya mudah karena diberikan rumus lengkap, dijawab dengan asal saja, oleh Totik. Herannya, Marsya dan Rifky juga oke-oke saja. Waaaah..Totik..jangan gitu dong nak, masak menjawab berdasarkan wangsit..hahaha. Lucunya, soal2 yang menurut saya sangat sulit, bisa dijawab dengan mudah oleh mereka. Selesai membahas soal, anak-anak makan snack dari panitia dan cemilan yg dibelikan pak Fauzi. Selesai sholat, saya mengajak anak-anak makan siang di kantin, dengan harapan setelah makan kondisi mereka akan fit kembali dan siap maju untuk babak berikutnya. Apes, makanan di kantin hanya cocok untuk orang dewasa, sehingga anak-anak menolak makan hanya minum saja.

Gbr : Istirahat siang sambil membahas soal-soal

Tepat pukul 12.15 hasil dirilis. Kami lihat pak Fauzi menenteng 3 sertifikat dg muka tertunduk lesu. “Gawat..kalah nih”, pikir saya. Rombongan Nasima juga lewat dan tertunduk lesu, langsung pulang. “Ayo..anak2..kita kalah, pulang saja”kata pak Fauzi. Marsya melotot tidak percaya, sementara Rifky & Totik cuek saja. Tiba-tiba pak Fauzi tertawa lebar, “Hayo siap-siap, kita masuk final ! Peringkat 2 “. Wah ternyata pak Fauzi bohong. Dari daftar hasil seleksi pertama, yang berhasil lolos ada 6 regu dengan skor masing-masing sbg  :
SD Marsudirini            : 99
SDI Al Azhar 25                      : 85
SD Patukangan 1 Kendal          : 74
SDK Tritunggal                        : 70
SDN 5 Demak                         : 62
SDN Mutih Kulon Demak        : 50
Seleksi tahap berikut yang harus dilakukan anak-anak adalah :
a.       Tes Praktikum
b.      Cerdas Cermat

Lokasi lomba kemudian berpindah ke gedung Laboratorium Fisika Dasar UNNES di lantai 1. Setelah pembagian makan siang dari panitia, yang anak-anak lagi-lagi tidak doyan, para peserta dipersilakan masuk ke laboratorium. Sifat tes sangat tertutup, hanya para panitia dan juri yang boleh masuk. Cukup membuat tegang para penunggu.

Tepat 1 jam kemudian, semua peserta dan para penunggu dipersilakan naik ke lantai 2 gedung untuk mengikuti cerdas cermat. Soal cerdas cermat dibagi 3 tingkat : Pilihan, Simulasi Video dan Rebutan. Saya agak cemas karena pak Fauzi memposisikan Totik sebagai juru bicara regu. Saya sangat tahu bahwa selain pintar berdebat & memberikan deskripsi, Totik juga spekulatif & emosional. Pada tahap awal, Totik dkk berhasil melaju dengan sangat baik, hingga mencapi peringkat 2. Pada tahap Simulasi Video, Totik mulai nampak berspekulasi, dia sangat berani menjawab berbagai pertanyaan tanpa banyak berunding dengan teman-temannya. Pada tahap ke 2 ini, tidak ada nilai yg berhasil diperoleh. Ketika memasuki pertanyaan rebutan, Totik sangat berani menjawab, bahkan kadang-kadang memberikan contoh pada juri. Beberapa nilai berhasil direbut. Sayang, beberapa kali Totik terlambat memencet bel, sehingga soal-soal yg sebenarnya sangat dikuasai, dijawab oleh regu lain meski tidak sempurna. Perlu saya sampaikan pula bahwa juri kadang memberi nilai secara tidak adil. Misalnya regu yang menjawab hanya dengan mengulang jawaban regu sebelumnya tetap mendapat nilai. Padahal kalau hanya mengulang dan tidak melengkapi, mestinya tidak mendapat nilai. Marsudirini kali ini banyak diuntungkan karena tetap diberi nilai meski hanya mengulang jawaban. Ketika akhirnya Cerdas Cermat selesai, kami bersorak gembira, Al Azhar meraih nilai tertinggi 159 !
Sekarang tinggal menunggu rekap nilai dari hasil praktikum.15 menit kemudian, juri mengumumkan hasil nilai praktikum. Ohh…tidak, nilai praktikum Totik dkk menduduki peringkat terbawah. Memang saat keluar dari ruang lab, Marsya sempat mengeluh bahwa ruangan gelap sehingga sulit melakukan pengamatan.

Akhirnya dengan rekap nilai praktikum & cerdas cermat, SDI AA 25 pun dinyatakan sebagai juara ke 2 ! Juara ke-1 diduduki SD Marsudirini. Juara ke-3 SDK Tritunggal.
Tidak apa nak, jangan sedih. Perjuangan kalian kali ini sungguh sangat hebat. Soal-soal yang diberikan panitia, benar-benar sangat sulit. ( Bagi para moms yang ingin mendapatkan contoh soal, bisa menghubungi mama Totik. Barangkali ingin putra-i nya mengikuti lomba serupa )  Sehingga kalau saat ini duduk di peringkat 2, itu sudah sangat hebat. Kekalahan dari Marsudirini juga tidak terlalu jauh. Setelah pembagian piala dan berfoto bersama, kamipun pulang dengan hati gembira.

Untuk Panitia, saya harus memberikan acungan jempol karena penyelenggaraan kali ini terhitung rapi & bagus. Untuk pak Fauzi, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi Bapak dalam memajukan anak-anak. Untuk pak Budi, our CEO, selamat ya pak anda memiliki guru yang hebat ! Dan untuk semua tim Sains SDI Al Azhar 25 : Marsya, Rifky dan Totik, saya ucapkan :
SELAMAT ATAS KEBERHASILAN MERAIH PRESTASI 
SEBAGAI 
JUARA KE 2 OLIMPIADE SAINS 
PEKAN ILMIAH FISIKA XX UNNES 2009
PRESTASI KALIAN KEBANGGAAN KAMI

Gbr : Suasana Ruang Cerdas Cermat
 

Gbr : ki-ka Marsya, Totik, Rifky mendapat posisi Regu B


 Gbr : Regu lain tegang, tapi regu B santai saja


Gbr : Alat Praktikum
 
Gbr. Alat Praktikum 2


Gbr : Alat Praktikum 3


Gbr : Deretan Alat Praktikum Lainnya


Gbr : Lomba dimulai


Gbr : Juri 1 & Juri 2


Gbr : Biar tegang tetap smile


Gbr : Menanti pembagian piala...horee..juara !


Gbr : ka-ki Marsudirini, AA 25, TriTunggal, SDN 5 Demak


Gbr : Berbangga dengan Piala


Gbr : Mejeng bersama juara lainnya


Gbr : Berfoto bersama Panitia & Juri


Gbr : Bersama Pak Fauzi, guru & pelatih Tim Sains


Gbr : Bersama Supporter tunggal, Ketua Jam'iyyah.
Panitia numpang berfoto di belakang



4 komentar:

  1. Oh dear, .... there's nothing that could describe how proud I am as one of the SDI Al-Azhar 25's parents ... CONGRATULATION!!!! to the winning science team ... to Totik, Marsya and Rifky, I am so happy for the excellent achievement. And to Mr. Fauzy ... congratulation for all patience and the hard work to guide our beloved team for reaching these excellent work (he is truly one of the good asset that SDIA 25 have, isn't it).
    Once again, congratulation for the victory and hope all the best in the future ... Amen

    BalasHapus
  2. selamat....totik, marsya, rifky.. dan pak Fauzy. ini benar-benar prestasi yang membanggakan. Ibu kejam, dikau memang sangat kejam untuk mensuport hal-hal beginian, ini sebagian kecil dari kerja kerasmu dear. Pak Budi...saya yakin potensi sudah ada, jangan ragu tuk melangkah pak, orang tua murid pasti sangat mendukung setiap langkah yang menuju kemajuan sekolah. Bravo Al Azhar 25...

    BalasHapus
  3. terimakasih semuanya..mudah2an ke depan bisa makin maju, setidaknya sudah tau kelemahan dan kekuatan diri sendiri

    BalasHapus
  4. selamat, ya! jangan lupa masih ada kompetisi berikutnya yang menunggu, yaitu di lomba kompetensi dan olimpiade tingkat Al-Azhar se-Indonesia. Mudah-mudahan sukses! Amiin!

    BalasHapus